Jumat, 09 Oktober 2020

Polisi menangkap 634 tersangka perusuh selama demonstrasi di Jawa Timur

Polisi menangkap 634 tersangka perusuh selama demonstrasi di Jawa Timur


ASLIKARTU - Polisi menangkap 634 orang yang diduga merusak fasilitas umum selama aksi unjuk rasa yang diadakan di kota Surabaya dan Malang di Jawa Timur pada hari Kamis melawan undang-undang penciptaan lapangan kerja yang baru disahkan. Agen Poker


“Dalam peristiwa yang terjadi di depan Gedung Negara Grahadi dan tempat-tempat lain di Surabaya, 505 orang ditangkap, sedangkan di Malang 129 orang ditangkap,” Kepala Seksi Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko berkomentar di sini pada hari Jumat.


Pelaku tidak hanya terlibat dalam kerusuhan tetapi juga merusak fasilitas umum, termasuk pagar Gedung Negara Grahadi, dan melawan tindakan aparat polisi, katanya.


Andiko memuji para pekerja yang melakukan aksi damai menentang undang-undang penciptaan lapangan kerja.


Polisi akan segera melakukan rapid test terhadap 634 orang tersebut untuk mendeteksi penyebaran COVID-19. Jika beberapa di antaranya ditemukan reaktif terhadap COVID-19, mereka akan menjalani tes usap. Jika mereka dites positif COVID-19, mereka akan dikarantina, katanya.

Agen Domino

“Nanti kami akan mengambil langkah hukum terhadap mereka sesuai dengan hasil penyelidikan. Kami melihat anak-anak (ikut aksi) tidak mengetahui esensi aksi unjuk rasa. Mereka tentu bukan pekerja,” katanya.


Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur Ahmad Fauzi menyatakan penyesalan atas aksi unjuk rasa yang berbelok kekerasan.


Fauzi menuturkan, para buruh menggelar aksi damai menentang UU yang baru disahkan di depan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur.


“Kami menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut. Kami bisa melihat anak-anak berusia sekitar 15 tahun di lapangan. Mereka secara tak terduga menyusup ke dalam aksi unjuk rasa untuk memprovokasi pekerja sambil membawa batu, tongkat, dan sebagainya,” ungkapnya.


Pada Senin, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah mengesahkan omnibus bill yang kontroversial itu menjadi undang-undang di tengah meningkatnya kritik atas ketentuan tentang hak-hak buruh, hak masyarakat adat, dan perlindungan lingkungan.


Undang-undang yang baru disahkan telah memicu demonstrasi yang luas di kota-kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar