Kamis, 14 Mei 2020

95 orang Indonesia terbang pulang dari Manila: Kedutaan Besar

95 orang Indonesia terbang pulang dari Manila: Kedutaan Besar
95 orang Indonesia terbang pulang dari Manila: Kedutaan Besar

ASLIKARTU - Sebanyak 95 warga negara Indonesia yang terkena dampak penguncian di Filipina, didorong oleh penyebaran virus corona, meninggalkan Manila ke Jakarta pada hari Kamis dengan pesawat sewaan Air Asia. Agen Poker

Pemulangan itu diprakarsai oleh 95 orang Indonesia sendiri, dan Kedutaan Besar Indonesia di Manila membantu mereka menyelesaikan formalitas, kedutaan mengatakan dalam sebuah pernyataan pers yang diterima ANTARA di Jakarta pada hari Kamis.

Pesawat carteran meninggalkan Manila pukul 02.25 malam waktu lokal. Warga negara Indonesia terkena dampak kebijakan penguncian Pemerintah Filipina dan ingin kembali ke rumah, tetapi mereka menghadapi masalah karena tidak adanya penerbangan reguler dari Manila ke Jakarta.

Kedutaan Besar Indonesia di Manila turun tangan untuk membantu repatriasi mereka dengan melibatkan Jaringan Diaspora Indonesia (IDN) di ibukota Filipina.

Tiga puluh dua dari 95 yang kembali adalah anggota jemaat Jamaah Tabligh, sementara 21 lainnya adalah siswa di sekolah pelatihan percontohan Marinduque, dan 42 sisanya adalah penduduk tetap Indonesia di Filipina, kata kedutaan.


Semua yang kembali dalam keadaan sehat dan telah memperoleh sertifikat kesehatan dari otoritas Filipina.

Bantuan yang diberikan oleh Kedutaan Indonesia di Manila adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.

Pesawat Air Asia yang membawa 95 orang Indonesia pulang pada hari Kamis sebelumnya telah menerbangkan 22 warga Filipina dari Jakarta ke negara mereka.

Ini bisa dilakukan berkat kerja sama Kedutaan Besar Indonesia di Manila dan Kedutaan Besar Filipina di Jakarta.

Infeksi Coronavirus awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir 2019. Sejak itu, COVID-19 telah menyebar ke setidaknya 202 negara dan wilayah, termasuk Filipina dan Indonesia, dengan semburan besar dalam jumlah kematian.

Pemerintah Indonesia secara resmi mengkonfirmasi kasus pertama negara itu pada 2 Maret tahun ini.

Untuk mengatasi penyebaran penyakit coronavirus, virus ini telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar dan tindakan menjaga jarak di banyak kota, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Surabaya, dan Makassar. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar