
ASLIKARTU - Kepolisian Polres Cianjur, Jawa Barat mengamankan DD (45) yang berprofesi sebagai seorang mucikari dan gua orang yang diduga sebagai pekerja seks komesrial (PSK) dikawasan Puncak, Cipanas, Jawa Barat. AGEN DOMINO
Satu orang mucikari dan dua orang pekerja seks komersial (PSK) diamankan saat ketiganya sedang menjalankan aktivitas selama berlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial dan ditengah bulan puasa.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdani mengatakan ketiga orang itu diamankan di salah satu hotel yang berada di kawasan Puncak, Cipanas. Mereka masih menjalankan praktik prostitusi dengan melayani laki-laki hidung belang yang memesan melalui mucikari DD.
AGEN POKER ONLINE
Sebelum melakukan penangkapan, petugas kepolisian mendapatkan informasi tersebut dari laporan warga sekitar yang curiga dengan adanya kegiatan prostitusi di salah satu hotel yang dekat dengan perkampungan warga, Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung melakukan pengintaian.
"Saat mendapatkan laporan yang diberikan oleh masyrakat tentang adanya praktik prostitusi, kami langsung melakukan pengintaian." ungkap AKP Niki.
Sesampainya di hotel, petugas kepolisian mendapati dua orang wanita masuk ke hotel yang ditemani oleh seorang mucikari. Setelah pemeriksaan kedua wanita tersebut adalah pesanan laki-laki hidung belang yang sudah memesan kamar di hotel tersebut.
Petugas langsung menggeledah kamar dan mendapati kedua wanita di dalam kamar berbeda usai melayani tamu yang memesannya. Petugas langsung membawa ketiga orang tersebut, termasuk dua orang laki-laki hidung belang yang memesan kedua PSK.
Kedua PSK tersebut mendapatkan pesanan dari mucikari yang mencari tamu. Uang hasil melayani tamu akan dibagi dengan mucikari. Saat iini petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya dan dua orang laki-laki yang telah menggunakan jasanya.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdani mengatakan mengatakan dua orang pekerja seks komersial (PSK) yang berhasil diamankan berinisial CA (25) dan AN (24). Kedua PSK tersebut memasang tarif sebesar Rp 750.000 untuk satu kali main, sedangkan untuk waktu yang cukup lama dikenakan tarif Rp 1,500.000, tarif tersebut sudah termasuk sewa hotel.
Dalam kasus prostitusi tersebut, pihak kepolisian akan mengembangkan penyelidikan prostitusi itu apakah mengarah pada tindak kriminal perdagangan orang atau tindak kriminal lainnya. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar