Selasa, 19 Mei 2020

BPOM harus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat pengujian COVID-19

BPOM harus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat pengujian COVID-19
BPOM harus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat pengujian COVID-19

ASLIKARTU - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengerahkan sumber dayanya di seluruh Indonesia untuk mempercepat pengujian laboratorium untuk spesimen coronavirus (SARS-CoV-2) baru, menurut Kepala BPOM Penny Lukito. Agen Poker


"Kami telah memobilisasi semua sumber daya di kantor pusat dan kantor cabang di daerah. Kami berusaha sebaik mungkin untuk mempercepat penanganan COVID-19, termasuk pemanfaatan laboratorium kami untuk pengujian spesimen," kata Lukito dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu.

Pengujian laboratorium dilakukan di Pusat Nasional untuk Pengujian Obat dan Makanan (PPPOMN) dan 21 laboratorium BPOM yang memiliki kit Reaksi Rantai Polimerase Real-Time (RT-PCR).

Lukito mencatat bahwa agensi akan menyediakan kit RT-PCR dan melakukan pengujian laboratorium untuk COVID-19 di daerah yang mencatat lonjakan besar dalam jumlah kasus COVID-19.


Lima laboratorium BPOM telah disiapkan untuk mempercepat pengujian spesimen COVID-19.

"Laboratorium PPPOMN dapat menguji 300 sampel per hari, sedangkan BPOM di Gorontalo dapat menguji 200 sampel setiap hari; BPOM di Makassar, 150 sampel per hari; BPOM Jayapura, 90 sampel per hari; dan BPOM Ambon, 180 sampel per hari," katanya .

Hingga Mei, dua laboratorium BPOM telah menguji 868 spesimen dari rumah sakit darurat Wisma Atlet dan Asrama Haji.

Laboratorium BPOM di Gorontalo telah menguji 730 spesimen selama periode tersebut, sementara BPOM Jayapura dan Ambon masing-masing telah menguji 41 dan 153 ekstraksi RNA untuk diagnosis COVID-19.

"Selain itu, laboratorium PCR di Makassar siap beroperasi untuk pengujian COVID-19," katanya.

Saat ini, 16 kantor BPOM, dilengkapi dengan RT-PCR, disiapkan untuk meminjamkan kit ke laboratorium di 16 provinsi: Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur ( NTT), Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Lampung, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar