Jumat, 29 Mei 2020

Dramatis, Penangkapan Jambret Menewaskan 1 Orang Warga Serta 2 Polisi Dikroyok Warga

   Alasan KPK Mulai Borgol Tahanan Tahun Ini

ASLIKARTU  -  Penangkapan seorang jambret membuat seorang warga Kecamatan Bangko, Rokan Hilir meninggal dunia akibat terkna peluru yang di keluarkan dari salah satu anggota kepolisian Polsek Bangko. AGEN DOMINO

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan peristiwa penangkapan tersebut terjadi saat dua petugas kepolisian dari Polsek Bangko hendak menangkap tersangka jambret di wilayah tersebut.

Namun dalam kejadian meninggalnya seorang warga tersebut, Kombes Pol Sunarto tidak menempik kejadian itu, namun dia mengklaim warga tersebut meninggal dunia bukan lantaran salah tembak dari petugas, melainkan terkena peluru rekoset (memantul).

"Korabn terkena peluru rekoset (memantul). Jadi bukan salah tembak ya tetapi terkena peluru rekoset. Korban terkena pantulan peluru yang ditembakan anggota dan mengenai pinggangnya korban."  kata Kombes Pol Sunarto.

                         AGEN POKER ONLINE


Sunarto menjelaskan awal mula kejadian tersebut saat tim Reskrim Polsek Bangko melakukan pengembangan terhadap tersangka seorang pelaku penjambretan dan saat itu petugas kepolisian berhasil mengamankan pelaku berinisial IJ.

Saat ditangkap, tiba-tiba tersangka IJ melakukan perlawanan dan berhasil melepaskan diri sambil memprovokasi warga dengen berteriak maling. Tirakan IJ tersebut didengar warga dan berbondong-bondong menuju lokasi.

Lantas para warga mengepu kedua petugas kepolisian dan melakukan pemukulan dengan menggunakan kayu, lemparan, bahkan juga ada warga yang membawa senjata tajam.

Dan dalam kondisi seperti itu, petugas berinisiatif untuk memberikan peringatan dengan menembak ke arah atas untuk membubarkan kerumunan warga, Nahas, peluru tersebut justru mengenai bagian pinggang salah satu warga.

Sunarto mengatakan korban sempat dibawa ke RSUD Bagansiapi-api, namun nyawa korban tak terselamatkan dan meninggal dunia.

Sementara itu, dua petugas kepolisian mengalami luka-luka akibt dihakimi masa. Briptu Helmika mengalami luka memar di lutut sebelah kiri akibat pukulan kayu, jari kelingking sebelah kanan juga luka dan berdarah. Sedangkan Bripda Bagus mengalami lebam merah di telinga sebelah kiri akibat lemparan batu/.

Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan barang bukti yang digunakan pada penyerangan berupa, tiga buah kayu, dua buah batako dan sebilah parang.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan kemudian barang bukti yang diamankan dari petugas kepolisian dari tangan tersangka IJ berupa dua bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat sekitar 35 gram, timbangan warna hitam, 20 lembar plastik bening kecil dan sendok terbuat dari pipet warna hijau. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar