
ASLIKARTU - Diduga membawa pemudik, mobil ambulans milik komunitas Warga Jember Ambulance Koodinator Wilayah Bali diminta putar balik saat melewati Pos Sekat Selabih, Tabanan, Bali. AGEN DOMINO
Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Ni Putu Wila Indrayani mengatakan pihaknya meminta sopir yang membawa mobil ambulans tersebut untuk putar balik karena tidak memiliki surat rujukan maupun keterangan jalan.
"Pengemudi ambulans tersebut tidak membawa atau tidak memiliki surat-surat,jadi terpaksa kami minta putar balik." tambahnya.
Bermula saat sopir ambulans tersebut menerima telepon dari seseorang perumpuan yang mengaku sakit tifus. Dan perumpuan yang menelpon tersebut lantas meminta diantar ke wilayah Jember, Jawa Timur.
AGEN POKER ONLINE
"Setelah mendapatkan telepon tersebut, sang supir kemudian menjemput sang penelpon dengan menggunakan mobil ambulans. Saat di jemput ternyata perumpuan itu bersama dengan anaknya, keduanya merupakan warga asal Banyuangi." terangnya.
Hasil pengecekan di laboratorium klinik di Tabanan menunjukan bahwa penumpang ambulans tersebut dalam keadaan sehat. Tidak ada yang terkena penyakit tifus,
Iptu Ni Putu Wila Indrayani mengatakan bahwa di dalam mobil ambulans yang digunakan itu tidak ada pendampingan dari tenaga medis dan peralatan medis. Oleh karena itu petugas kepolisian meminta ambulans itu untuk putar balik.
"Saat dilakukan pengecekan, sempat ada penolakan. Namun setelah mendapatkan penjelasan dan pengertian bagaimana prosedur penanganan Covid-19 dan bagaimana aturan mudi, ambulans itu langsung balik kanan dan kembali ke arah sebelumnya." tuturnya.
Sebelumnya, jauh-jauh hari, Presiden Joko Widodo melarang mudik ke kampung halaman di tengah pandemi virus corona. Larangan mudik tersebut berlaku untuk masyarakat di daerah zona merah virus corona dan menerapkan pembatasan sosoal berskala besar (PSBB). AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar