Selasa, 26 Mei 2020

Menghindari Semprotan Water Cannon Oleh Tim Gugus Tugas, Seorang Warga Papua Terjatuh dan Meninggal Dunia

   Kepolisian Brigade Mobil dengan menggunakan truk Water Canon menyemprotkan cairan disinfektan kawasan Kraton Surakarta, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 27 Maret 2020. Kegiatan tersebut sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus COVID-19. Tempo/Bram Selo Agung Mardika

ASLIKARTU  -  Seorang warga Papua, Justinus Silas Dimara (35) meninggal dunia setelah menghindari semprota mobil water cannon yang dilakukan oleh petugas tim Gugus Covid-19 Provinsi Papua. AGEN DOMINO

Justinus Silas Dimara merupakan warga Jalan Amphibi Hanurata SD Negri 2 Inpres Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (25/5) sekitar pukul 17.30 WIT. Saat itu tim satgas Covid-19 Provinsi Papua yang terdiri dari Bid Propam, Dit Samapta Polda, TNI, dan RAPI, mendapat laporan ada sekelompok anak muda yang mabuk miras di sekitar Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Kemudian Tim gabungan dengan menggunakan mobil armoured water cannon (AWC) merespons laporan dengan mendatangi TKP tersebut, selanjurnya mengimbau (bubarkan diri) kepada sekelompok masyarakat yang berada ditempat umum lebih dari pukul 14.00 WIT.

                         AGEN POKER ONLINE


Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan imbauan itu tidak diindahkan oleh sekelompok orang terebut lantaran sedang dalam kondisi mabuk. Akhirnya.pohak keplisian mengambil tindakan menyemprotkan air kepada kelompok orang tersebut, dianaranya Justinus Silas Dimara.

Saat dilakukan penyemprotan air, korban yang bernama Justin Dimara menghindari semprotan water canon dengan berlari, korban yang sedang dalam pengarus minuman keras tidak dapat mengontrik diri/keseimbangan diri sehingga terjatuh.

Selanjutnya korban yang jatuh dibawa ke Rumas Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi guna dilakukan penanganan medis. Namun malang, nyawanya tidak dapat dirolong dan korban pun mengginal dunia saat dilakukan penangan medis di ruang IGD rumah sakit.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Rumas Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat benturan pada bagian kepala. Justijnus mengalami pendarahan pada telingap kanan dan hidung bagian kiri serta dalam keadaan kondisi mabuk berat usai konsumsi miras.

Kombes Pol Ahmad kamal mengatakan kejadian tersebut saat ini masih dalam penangan Polsek Jayapura Selatan. Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksan kepada propam Polresta Jayapura Kota dengan dibantu oleh Bidang Propam Polda Papua untuk melihat apakah tindakan personil sesuai dengan SOP.

"Jika ternyata tidak seusai dengan SOP, maka akan di proses secara hukum" tutupnya. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar