
ASLIKARTU - Sebuah vidio yang viral dimedia sosial memperlihatkan adanya pengeroyokan yang menimpa Hamsah Husein, Kepala Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, Sulawesi Tengah, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan oleh sejumlah orang yang baru selesai menjalani Salat Idulfitri secara berjamaah. AGEN DOMINO
Pengaiayaan yang dilakukan oleh banyak orang itu terjadi setelah Hamsah Husein, selaku Kepala Desa Lripubogu mengingatkan warga yang menggelar Salat Id Berjamaah di Masjid Al Nikmat di Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung, Sulawesi Tengah.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadan mengatakan kronologis kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada saat selesai Salad Id di Masjid Al Nikmat, Hamsah Husain menegur salah satu jemaah yang baru selesai melaksanakan Salad Id di Masjid Al Nikmat.
Dalam peristiwa penganiayaan atau pengeroyokan itu tak hanya Hamsah yang menjadi korban pengeroyokan, melainkan ada 3 orang lain lagi. Jadi total korban pengeroyokan ada 4 orang korban.
AGEN POKER ONLINE
"Tak hanya Hamsah yang mendapatkan hal tersebut. Melainkan seorang petugas Lingkungan Masyarakat (Linmas) atau hansip serta seorang relawan Covid-19." kata Kombes Pol Ahmad Ramadan.
Sebelum kejadian pengeroyokan itu, bermula ketika Camat Gadung dan Hamsah mendapatkan sebuah laporan tentang pelaksanaan Salad Id di Masjid Al Nikmat. Kemudian mereka menindaklanjuti lapotan itu dengan pergi ke lokasi.
Kemudian Hamsah menegur seorang jemaah agar mengikuti anjuran pemerintah yaitu agar melaksanakan Salat Idulfitri dirumah bersama para keluarga terkait dengan situasi virus corona atau Covid-19.
Namun sayang, teguran tersebut tidak di dengarkan oleh salah satu jemaah dan secara tiba-tiba tersangka langsung memukul Hamsah yang mengenai bagian muka serta belakang telinganya.
Selain hamsah yang menjadi korban kekerasan tersebut, aksi pemukulan kemudian merembar ke pada anggota Linmas dan seorang relawan gugus tugas Covid-19. Anggota Linmas tersebut dipukuli hingga mengalami luka yang cukup parah.
Informasi yang didapat, ternyata yang melaksanakan Salad Id itu justru bukan merupakan pengurus masjid setempat, karena para pengurus masjid setempat telah mengikui anjuran pemerintah, tapi sedang berada dirumah masing-masing.
Kombes Pol Ahmad Ramadan mengatakan dalam pengeroyokan yang dilakukan tersebut, kini sebanyak 19 orang sedang menjalani proses pemeriksaan di Polsek Bunobogu, sementara masih diduga tersangka. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar