Minggu, 24 Mei 2020

Petugas kesehatan terisolasi, unit darurat Rumah Sakit Kapuas ditutup

Petugas kesehatan terisolasi, unit darurat Rumah Sakit Kapuas ditutup
Petugas kesehatan terisolasi, unit darurat Rumah Sakit Kapuas ditutup

ASLIKARTU - Unit gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Dr. Soemarno Sostroatmodjo di Kuala Kapuas, Kapuas, Kalimantan Tengah, menghentikan layanan, kecuali untuk COVID-19 pasien, ibu, dan bayi baru lahir, karena 54 tenaga medisnya harus menjalani karantina independen. Agen Poker

"Mulai hari ini, Sabtu (23 Mei), layanan darurat dihentikan, karena semua tenaga medis diisolasi secara independen setelah dua dokter di rumah sakit Kapuas dinyatakan positif COVID-19," Direktur Rumah Sakit Dr Soemarno Sostroatmodjo Dr Agus Waluyo menyatakan di sini pada hari Sabtu.

Karantina adalah wajib untuk semua pekerja medis di rumah sakit, termasuk dokter, perawat, dan bidan, karena mereka telah melakukan kontak dekat dengan dua dokter yang terinfeksi.

"Kami memiliki 14 dokter umum, yang semuanya telah melakukan kontak dekat (dengan dokter yang terinfeksi). Oleh karena itu, kami menghadapi kekurangan dokter. Sekitar 40 perawat dan bidan juga datang dalam kontak dekat (dengan dokter yang terinfeksi). Karena itu, kami telah menghentikan layanan sementara, "katanya.


Manajemen rumah sakit telah berusaha untuk menemukan dokter dan perawat yang tidak terkena virus untuk menjalankan layanan darurat terbatas.

Disinfektan disemprotkan secara menyeluruh di rumah sakit, termasuk di bagian unit gawat darurat, ruang dokter, dan ruang tunggu.

"Begitu kita mensterilkannya dan setelah dokter dari Dinas Kesehatan siap, normalitas dalam pelayanan akan dipulihkan," katanya.

Waluyo mengimbau masyarakat untuk berbicara secara terbuka tentang gejala yang mereka alami saat bertemu dengan petugas kesehatan, terutama dokter dan perawat, untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Banyak dokter dan perawat di beberapa rumah sakit di Indonesia terkena infeksi coronavirus baru saat berinteraksi dan menangani pasien, dan beberapa dari mereka telah meninggal karena penyakit tersebut.

Pemerintah telah mengingatkan petugas kesehatan tentang pentingnya melindungi diri mereka secara optimal sambil memberikan layanan, termasuk dengan mengenakan alat pelindung diri. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar