Sabtu, 06 Juni 2020

Anies menguraikan 4 prinsip untuk jarak sosial transisi

Anies menguraikan 4 prinsip untuk jarak sosial transisi

ASLIKARTU - Gubernur Jakarta Anies Baswedan telah menguraikan empat prinsip yang perlu ditegakkan untuk memastikan keberhasilan langkah-langkah jarak sosial berskala besar transisi bulan ini.  Agen Poker

"Ada empat prinsip yang harus ditegakkan dan diingat dalam aktivitas apa pun selama periode transisi ini. Insya Allah (Insya Allah), kita akan dapat lebih mengontrol penyebaran transmisi COVID-19," kata Anies di Jakarta, Jumat.

Pertama, hanya orang sehat yang harus meninggalkan rumah, dan mereka yang tidak sehat harus tetap di rumah, katanya. Kedua, selama kegiatan di luar ruangan, orang harus ingat untuk memakai topeng.

Ketiga, orang harus mengikuti jarak fisik selama aktivitas dan interaksi apa pun, menjaga jarak minimum satu meter dari orang lain.


Keempat, orang harus menganalisis situasi di lapangan. Jika setengah dari ruangan atau ruang telah diisi, mereka tidak boleh memasukinya, karena tempat-tempat saat ini hanya diperbolehkan menggunakan 50 persen dari kapasitasnya.

"Oleh karena itu, dalam masa transisi saat ini. Lebih baik dan lebih penting untuk tinggal di rumah karena itu (pandemi COVID-19) belum berakhir. Jika Anda benar-benar ingin pergi keluar, ikuti protokol kesehatan," saran Anies.

Gubernur Jakarta menegaskan perlunya disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, untuk memutuskan rantai transmisi COVID-19.

"Jika kasus meningkat kemudian (on), gugus tugas tidak akan ragu untuk menghentikan proses transisi dan kembali ke PSBB awal," kata Anies.

Anies Baswedan pada hari Kamis mengumumkan bahwa Jakarta telah memperpanjang pengenaan langkah-langkah Pembatasan Sosial Skala Besar 14 hari lagi (5-18 Juni).

Namun, kali ini, katanya, langkah-langkah tersebut dianggap sebagai bagian dari transisi menuju penerapan normal baru, jika kurva coronavirus ibukota Indonesia berhasil diratakan. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar