
ASLIKARTU - Petugas Kepolisian Polres Metro Depok mendalami pengakuan tersangka SPM, pengurus gereja di Depok, Jawa Barat, bahwa ada korban lain dalam kasus pencabulan yang ia lakukan. Dalam kasus ini baru terungkap dua korban aksi bejat tersangka. AGEN DOMINO
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Depok, Komisaris Wadi Sabini mengatakan tersangka lebih dari dua, tapi kami butuh pendalaman, karena ada kemungkinan korban ini sudah tidak di Depok.
Dua korban yang telah di ungkap itu berinisial YJ dan BA. Keduanya telah menjalani visum dan saat ini sedang menunggu hail. "Satu sudah keluar hasilnya dengan korban beriisial YJ, kemudian satu korban lagi inisial BA masih menunggu hasil visumnya."
Hasil visum akan digunakan oleh penyidik untuk mengusut kasus pencabulan anak tersebut. Kepolisian juga bekerja sama dengan unit perlindungan anak Dinas Sosial untuk memberikan trauma healing kepada kedua korban.
AGEN POKER ONLINE
Petugas kepolisian juga akan melakukan tes psikologi terhadap tersangka untuk mengungkap motifnya melakukan pencabulan. Ada dugaan yang bersangkutan pernah menjadi korban pelecehan seksual.
Kasus tersebut terungkap berawal dari kecurigaan pengurus gereja bahwa ada tindakan pencabulan terhadap anak-anak. Saat itu, pengurus gereja sudah lebih dulu melakukan penyelidikan secara internal dan benar ditemukan ada anak yang menjadi korban pencabulan.
Dan selama menjalankan aksinya, tersangka SPM bermodus mengajak korban membenahi perkakas. Saat itulah SPM melakukan aksi cabulnya.
Komisaris Wadi Sabini mengatakan tersangka SPM dikenakan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Saat ini SPM juga telah menjalani masa penahanan. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar