
ASLIKARTU - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan peredaran narkoba berjenis sabu-sabu yang diduga jaringan atau sindikat internasional. Dari penggagalan peredaran sabu tersebut salah satu tersangka meninggal dunia. AGEN DOMINO
Penggagalan tersebut bermula saat petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap tersangka Ilham (30), warga Jalan Desa Lunag, Sei Kepyang Timur, Kota Tanjung Balai, Sumut.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Maruani Sormin mengatakan tersangka Ilham ditangkap di salah satu hotel di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (21/5) sekitar pukul 03.30 WIB dan menyita barang bukti berupa 5 kg Sabu-sabu.
"Sabu-sabu yang diamankan tersbbut berada didalam kemasan teh Cina dan tersangka mengaku mendapatkan narkoba jenis sabu tersebut dari orang lain bernsma Zak yang merupakan seorang DPO."jelasnya.
AGEN POKER ONLINE
Dari penangkapan tersangka Ilham, pihaknya melakukan pengembagan untuk mendapatkan jaringan yang lainnya. Dan dari hasil pengembangan tersebut terbongkar sindikat lain di kawasan Sungai Apung, Asahan.
Dan berdasarkan informasi tersbeut, pengintaian dilakukan di lokasi yang disebutkan. Kemudian pada hari Minggu (31/5) sekitar pukul 08.00 WIB petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menyergap Sitorus (40) yang berada di atas boad saat penangkapan dilakukan.
Diperahu yang dibawa oleh Sitorus, warga Jalan Teluk Nibung Gang Kelong, Sei Merbau, Kota Tanjung Balai itu ditemukan 3 karung putih yang berisikan 30 bungkus kemasan teh cina berwarna hijau.
Irjen Pol Maruani mengatakan barang tersebut diduga di impor dari cina karena baisanya dikemas dengan kemasan teh berwarna hijau.
Kepada petugas, tersangka Sitorus mengaku bahwa dirinya mengaku di suruh SD (DPO) untuk membawa sabu-sabu itu ke rumahnya. Dan petugas kemudian melakukan pengembangan, namun pria yang disebutkan itu tidak ditemukan.
Saat melakukan penangkapan, tersangka Sitorus melakukan perlawanan dan berupaya melukai petugas dengan menggunakan celurit, dan meninggal setelah dadanya ditembak petugas.
"Tersangka melakukan perlawanan. Dan dalam doktrin penindakan, apabila ada orang lain yang mengancam keselamatan petugas dan orang lain, maka kita lakukan proses tetap tindakan tegas, tepat dan terukur."jelas Irjen Pol Maruani.
Sementara jasad tersangka di bawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara petugas masih memburu tersangka lain dalam jaringan tersebut. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar