
ASLIKARTU - Kapal layar motor (KLM) Sahabat Muslim rute Pelabuhan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB menuju Pelabuhan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan karam di perairan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. AGEN DOMINO
Kapal layar Motor (KLM) bermuatan garam dan bawang merah ini karam dihantam ombak besar di perairan Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep pada tanggal 23 Juli 2020. Beruntung semua penumpang yang meliputi satu nahkoda dan lima anak buah kapal (ABK) berhasil selamat.
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan berdasarkan penyelidikan petugas kepolisian, KLM Sahabat Muslim tersebut karam akibat dihantam ombak. Beruntung semua penumpang selamat, walau sempat terombang-ambing cukup lama di tengah laut dengan menggunakan rakit.
"Laporan kapal tenggelam diterima polisi pada hari Kamis (23/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Di waktu bersamaan pihaknya langsung melakukan penyisiran untuk melakukan penyelamatan terhadap para korban KLM Sahabat Muslim. " ungkap AKP Widiarti.
Diketahui KLM Sahabat Muslim berangkat dari Kota Bima pada Senin (20/7) dengan memuat garam dan bawang merah sebanyak 315 ton.
Pasca peristiwa karamnya KLM Sahabat Muslim, keesokan harinya enam korban berhasil diselamatkan oleh tim gabungan. Hanya saja proses penyelamatan terhadap korban sempat mengalami kendala karena gelombang laut yang tinggi.
Bahkan setelah penyelamatan, semua kapal sempat berlindung di balik salah satu pulau karena cuaca buruk. Dan semua korban sudah di evakuasi ke rumah warga di Dusun Mandar, Desa Sapekan.
Para korban yang berhasil diselamatkan yang merupajan nahkoda kapal dan anak buah kapal (ABK) berjumlah enam orang masing masing bernama Zaidun (60), Andi Muhamad Herianto (36), Suaeb (53), Istama (35), Kamli (34), dan Brunai Darusalam (27). Para penumpang kapal tersebut mayoritas merupakan penduduk Kota Bima, NTB. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar