Sabtu, 04 Juli 2020

Gempa 5,3 skala Richter mengguncang Blitar Jawa Timur

Gempa 5,3 skala Richter mengguncang Blitar Jawa Timur
Gempa 5,3 skala Richter mengguncang Blitar Jawa Timur

ASLIKARTU - Gempa berkekuatan 5.3 skala Richter telah melanda Kabupaten Blitar di Provinsi Jawa Timur pada hari Minggu sekitar pukul 02.09 waktu setempat tetapi tidak berpotensi memicu tsunami. Agen Poker

Episentrum gempa terletak sekitar 129 kilometer jauhnya dari tenggara Blitar pada kedalaman 79 kilometer, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berbasis di Jakarta.

Gempa gempa yang mengguncang kota tempat makam bapak pendiri Indonesia Soekarno berada juga dirasakan oleh mereka yang ada di kabupaten Karangkates, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, dan Jember di Provinsi Jawa Timur.

Getaran juga bisa dirasakan oleh mereka yang tinggal di beberapa daerah di Yogyakarta dan Jawa Tengah, termasuk Kulonprogo, Bantul, Cilacap, dan Wonogiri.

Terletak di Sabuk Circum-Pasifik, juga disebut Cincin Api, titik pertemuan dari beberapa lempeng tektonik di mana sering terjadi aktivitas vulkanik dan seismik, Indonesia rentan terhadap bencana alam, termasuk gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Zona gempa Indonesia menyebar dari pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Flores, dan Alor ke Laut Banda serta pulau Seram, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Pada 22 Juni 2020, gempa bumi berkekuatan 5,0 skala Richter melanda Kabupaten Pacitan di Provinsi Jawa Timur, tetapi gempa itu tidak hanya dirasakan oleh penduduk setempat tetapi juga yang mendiami Yogyakarta, Bantul, Sleman, Wonogiri, Tulungagung, dan Karangates.

Agen Domino

Pada 26 Februari 2018, gempa berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah Kabupaten Boven Digoel di Provinsi Papua, yang menghancurkan beberapa bangunan, termasuk masjid di Kecamatan Mindiptana.

Pada tahun 2018, BMKG mencatat bahwa Indonesia telah menanggung dampak dari 11.577 gempa bumi, termasuk beberapa yang menyebabkan korban besar, dengan angka yang meningkat dari tahun 2017.

Data BMKG menunjukkan bahwa 11.577 gempa bumi, dengan berbagai besaran dan kedalaman, melanda pada tahun 2018, sementara hanya 7.172 gempa bumi tercatat pada tahun 2017.

Ini menunjukkan bahwa Indonesia telah menyaksikan peningkatan besar dalam jumlah gempa tektonik pada tahun 2018.

Beberapa peristiwa terkait gempa yang melanda Indonesia pada tahun 2018, termasuk pencairan di Palu, tsunami yang melanda sebelum penerbitan peringatan tsunami di Palu, dan Tsunami Selat Sunda, belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada tahun 2004, Indonesia juga menanggung beban terbesar akibat bencana besar yang menewaskan ratusan ribu orang di Banda Aceh dan berdampak pada beberapa bagian lain di Provinsi Aceh setelah daerah itu dilanda tsunami yang mematikan setelah gempa bumi yang dahsyat. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar