Kamis, 30 Juli 2020

Indonesia menempati peringkat di antara negara-negara paling religius dalam studi Pew

Indonesia menempati peringkat di antara negara-negara paling religius dalam studi Pew

ASLIKARTU - Orang Indonesia adalah di antara orang-orang yang paling religius di dunia, survei yang baru-baru ini dikeluarkan dari Pew Research Center mengatakan. Agen Poker

Hampir semua responden Indonesia (96 persen) yang disurvei menyatakan bahwa kepercayaan pada Tuhan diperlukan untuk bermoral dan memiliki nilai-nilai yang baik, ungkap laporan “The Global God Divide” Pusat Penelitian Pew, yang diterbitkan pada 20 Juli.

Hasil survei, yang mencakup 34 negara, menempatkan Indonesia bersama Filipina sebagai dua negara dengan persentase penduduk tertinggi (96 persen) yang menyamakan kepercayaan pada Tuhan dengan nilai-nilai yang baik.

Pendapat di Asia Pasifik tentang apakah kepercayaan pada Tuhan diperlukan untuk memiliki nilai-nilai yang baik

Gambar di bawah ini mewakili persentase responden yang mengatakan bahwa kepercayaan kepada Tuhan "perlu" atau "tidak perlu" agar bermoral dan memiliki nilai-nilai yang baik.

Sebagian besar orang Indonesia juga menganggap agama, Tuhan, dan doa sebagai bagian penting dari kehidupan mereka, masing-masing 98 persen, 91 persen, dan 95 persen responden.

Agen Domino

“Seiring waktu, pentingnya agama di Indonesia tidak berubah, menjadikannya salah satu publik yang paling taat beragama yang kami survei,” Jacob Poushter, direktur asosiasi penelitian sikap global Pew, mengatakan kepada The Jakarta Post, Rabu.

Survei tersebut menegaskan bahwa penting bagi orang Indonesia untuk mendefinisikan diri mereka menurut garis agama, dengan "orang yang tidak beragama" seperti agnostik dan ateis jarang ditemukan di negara ini.

Hukum Indonesia menjamin kebebasan beragama, meskipun dalam implementasinya, warga negara harus berlangganan ke salah satu dari enam agama resmi yang disetujui: Budha, Katolik, Konfusianisme, Hindu, Islam atau Protestan.

Para ahli mengatakan bahwa Indonesia yang mayoritas Muslim bukanlah negara Islam atau negara yang sepenuhnya sekuler, dengan agama yang sebagian besar direkontekstualisasikan sebagai masalah sosiopolitik melalui prinsip-prinsip demokrasi dan nasionalis negara tersebut.

Sementara itu, Poushter mencatat bahwa Indonesia memiliki kesamaan dengan masyarakat yang sangat religius di negara-negara berkembang dan berkembang, di mana orang-orang pada umumnya cenderung lebih religius daripada orang-orang di ekonomi yang lebih maju. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar