
ASLIKARTU - Dua tersangka penodongan terhadap seorang mahasiswa di Meda, Sumatera Utara diringkus polisi. Satu di antaranya ditembak karena melakuka perlawanan terhadap petugas disaat penangkapan. AGEN DOMINO
Kedua tersangka yang ditangkap berinisial MH alias (30), warga Jalan Garu III Gang Melati, Harjosari, Medan Amplas, dan tersangka ES alias Jara (26), warga Jalan Bajak II Kebun Kopi, Patumbak, Deli Serdang. Mereka merampok Josua Simblon, mahasiswa asal Labuhan Batu Utara.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Philip Purba mengatakan perisiwa begal ini terjadi pada Senin (22/6) siang di halte bis dekat fly over Amplas, Jalan Sisingamangaraja Km 8.5.
Ketika kejadian, korban yang bernama Josua sedang menunggu bus untuk pulang ke kampung halamannya, dan tak lama kemudian, kedua tersangka datang dan menghampiri.
AGEN POKER ONLINE
Kemudian tersangka MH mengeluarkan sebilah pisau dan menempelkan di perut korban, sementara tersangka ES mencekik lalu memukul wajah korban sebanyak dua kali. Lalu tersangka HM mengambil paksa hp, dompet, serta uang Rp 250.000 milik korban.
Setelah dirampok, korban kemudian membuat laporan ke Polsek Patumbak, dan setelah ada laporan tersebut petugas kepolisian Polsek Patumbak melakukan penyelidikan perampokan tersebut.
Tak lama kemudian, Unit Reskrim Patumbak berhasil mengidentifikasi kedua pelaku, dan keduanya merupakan residivis dalam perkara yang sama.
Tersangka ES ditangkap di depan loket Bus Sandra Prima di Jalan Sisingamangaraja. Sementara MH ditangkap di Jalan Sisingamangaraja Km 7.
Iptu Pihilip Purba mengatakan saat penangkapan tersangka berusaha melarikan diri serta melawan petugas sehingga dilakukan tembakan tiga kali ke arah atas, namun tidak diindahkan oleh tersangka dan kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tersagnka.
Selanjutnya kedua tersangka MH dan ES ditahan di Mapolsek Patumbak. Mereka menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar