Selasa, 14 Juli 2020

Pandemi menghapus $ 5.9b dari pendapatan pariwisata Indonesia ketika bisnis mencari bantuan

Pandemi menghapus $ 5.9b dari pendapatan pariwisata Indonesia ketika bisnis mencari bantuan
Pandemi menghapus $ 5.9b dari pendapatan pariwisata Indonesia ketika bisnis mencari bantuan

ASLIKARTU - Pandemi COVID-19 telah memusnahkan sekitar Rp 85 triliun (US $ 5,87 miliar) dari pendapatan pariwisata Indonesia sejauh ini tahun ini, memaksa asosiasi bisnis untuk meminta pemerintah untuk memberikan stimulus yang lebih besar bagi industri yang dilanda virus. Agen Poker

Industri hotel dan restoran telah kehilangan hampir Rp 70 triliun dalam pendapatan karena perjalanan liburan telah berhenti total, sementara operator penerbangan dan tur telah kehilangan pendapatan Rp 15 triliun, menurut data dari Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

"Lebih dari 95 persen pekerja di sektor pariwisata dilecehkan tanpa dibayar," Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan kepada anggota parlemen dalam sidang pada hari Selasa, menambahkan bahwa 2.000 hotel dan 8.000 restoran ditutup selama tiga bulan pertama wabah, yang dimulai pada Berbaris di Indonesia.

Hariyadi mengatakan kepada anggota parlemen bahwa insentif pajak pemerintah bukan merupakan langkah efektif untuk menghentikan pendarahan, menambahkan bahwa banyak pekerja di sektor pariwisata tidak dapat mengakses program kartu pra-kerja pemerintah, mengakibatkan pukulan lebih lanjut ke industri.

"Bank perlu memperpanjang program restrukturisasi utang dan mereka perlu memberikan pinjaman modal kerja" untuk menyelamatkan bisnis di sektor pariwisata, lanjutnya.

Kedatangan pengunjung asing Indonesia turun 86,9 persen tahun-ke-tahun (yoy) pada Mei menjadi 163.646, menurut data Statistics Indonesia (BPS). Dari Januari hingga Mei, Indonesia mencatat hanya 2,9 juta kunjungan wisatawan asing, turun 53,56 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Agen Domino

Pariwisata telah menjadi salah satu sektor yang paling terpukul oleh wabah koronavirus karena negara-negara di seluruh dunia memberlakukan pembatasan perjalanan sementara Indonesia menerapkan penguncian parsial untuk mengekang penyebaran virus, menjadikan tujuan wisata kosong sejak Maret.

Pemerintah telah mengalokasikan Rp 695,2 triliun dari anggaran negara sebagai stimulus untuk memperkuat sistem perawatan kesehatan dan meningkatkan perekonomian di tengah pandemi coronavirus. Namun, asosiasi bisnis dan ekonom secara terbuka mengkritik lambatnya pemberian stimulus, yang mereka katakan akan berisiko pemulihan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu.

Sektor pariwisata sedang ditinggalkan oleh pemerintah karena stimulus yang bertujuan menyelamatkan bisnis belum tiba setelah tiga bulan pandemi, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk pariwisata Kosmian Pudjiadi mengatakan.

"Kami belum menerima bantuan langsung sampai sekarang dari pemerintah," kata Kosmian kepada anggota parlemen dalam sidang yang sama, menambahkan bahwa bisnis terkait pariwisata akan bangkrut pada akhir tahun jika pemerintah dan bank tidak dapat menyediakan yang sangat dibutuhkan. suntikan uang tunai.

Pemerintah, lanjutnya, akan perlu memberikan suntikan uang tunai kepada bisnis dan merangsang permintaan konsumen agar bisnis bertahan di seluruh pandemi, yang ia harapkan hanya akan pulih sepenuhnya ke tingkat pra-pandemi pada tahun 2023.

"Pemerintah dapat, misalnya, meningkatkan perjalanan bisnis domestik untuk menyelamatkan sektor wisata," kata Kosmian.

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan protokol kesehatan untuk bisnis dan fasilitas umum, seperti hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan, ketika pemerintah bersiap untuk membuka kembali tujuan wisata selama apa yang disebut periode normal baru.

Destinasi di pulau wisata Bali, Semarang di Jawa Tengah, dan Medan di Sumatera Utara, misalnya, sudah mulai dibuka kembali untuk pengunjung lokal meskipun ada peningkatan jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi.

“Kita harus menunjukkan kepercayaan kita kepada konsumen domestik dan internasional bahwa protokol kesehatan di sini telah diterapkan secara serius dan terperinci sehingga kita dapat segera memulihkan sektor pariwisata, yang paling terpengaruh oleh COVID-19,” Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kata Kusubandio awal bulan ini. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar