Rabu, 08 Juli 2020

VP meninjau kesiapan SMAN 4 untuk melanjutkan pengajaran tatap muka

VP meninjau kesiapan SMAN 4 untuk melanjutkan pengajaran tatap muka

ASLIKARTU - Wakil Presiden Indonesia Ma'ruf Amin mengamati kesiapan sekolah menengah SMAN 4 di Sukabumi, Rabu pagi, sebelum dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di sana mulai Senin (13 Juli). Agen Poker

Selama kunjungan, Amin mengeluarkan beberapa arahan tentang persiapan untuk melanjutkan pengajaran tatap muka di SMAN 4 Sukabumi.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan saya kepada gubernur karena bisa mengendalikan transmisi COVID-19 di Jawa Barat. Itu tidak mudah, dan saya juga memuji walikota karena menjadikan Kota Sukabumi sebagai zona hijau," kata wakil presiden itu dalam arahannya di Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Rabu.

Amin memuji SMAN 4 karena menerapkan berbagai inovasi untuk menjaga kesehatan di lingkungan sekolah sebelum dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Namun, wakil presiden percaya bahwa inovasi harus diterapkan tidak hanya di sekolah tetapi juga tempat-tempat ramai, termasuk pasar dan terminal.

Amin juga mencari konsistensi berkelanjutan dari para pemimpin daerah di zona hijau, sehingga daerah mereka selalu aman dari COVID-19.

Agen Domino

SMAN 4 Sukabumi, berlokasi di Jalan Ir.H. Juanda No.08 Kota Sukabumi, dipandang sebagai model peran untuk menerapkan pengajaran tatap muka sambil beradaptasi dengan tatanan normal baru setelah Kota Sukabumi dinyatakan sebagai zona hijau.

SMAN 4 Sukabumi memiliki 30 kelas, dengan sekitar seribu siswa. Sekolah ini termasuk yang bernilai sejarah di Kota Sukabumi.

"Didirikan oleh Jan Jakob Snor pada 23 Agustus 1930" dalam bahasa Belanda tertulis di dinding selatan gedung sekolah.

Bangunan sekolah itu dibangun dengan kayu jati berkualitas khusus di atas lahan seluas sekitar 930 meter persegi di atas tanah seluas 10 ribu meter persegi. Awalnya, sekolah ini digunakan untuk sekolah dasar Belanda untuk anak-anak keturunan Cina.

Sebelum dimulainya kembali pengajaran tatap muka di SMAN 4 Sukabumi, berbagai fasilitas dan infrastruktur protokol kesehatan telah disiapkan, mulai dari pengukur suhu, bak cuci, sterilisasi disinfektan, dan penyediaan pembersih tangan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bahwa pemerintah dan SMAN 4 tidak akan memaksa orang tua untuk mengirim anak-anak mereka untuk menghadiri pengajaran tatap muka jika mereka masih memiliki kekhawatiran.

Ridwan juga mencatat bahwa siswa yang tinggal di daerah di luar zona hijau mungkin tidak menghadiri pengajaran tatap muka di sekolah. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar