Sabtu, 29 Agustus 2020

Pulau Pieh Sumatera Barat dinyatakan sebagai kawasan konservasi mamalia laut

Pulau Pieh Sumatera Barat dinyatakan sebagai kawasan konservasi mamalia laut


ASLIKARTU - Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan Pulau Pieh di Sumatera Barat sebagai kawasan konservasi dan jalur migrasi mamalia laut. Agen Poker

"Konservasi habitat mamalia laut dan jalur migrasi telah ditetapkan di beberapa wilayah, termasuk di Taman Wisata Bahari (TWP) Pulau Pieh," kata Direktur Jenderal Tata Ruang Laut Kementerian, Aryo Hanggono, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu. .

Hanggono mengatakan Indonesia memiliki setidaknya 33 spesies cetacea (paus dan lumba-lumba), atau lebih dari sepertiga dari total spesies cetacea yang ada di dunia.

Infraorder Cetacea adalah komponen kunci dalam rantai makanan, bersama dengan predator utama lainnya, oleh karena itu, gangguan apapun dalam populasinya mempengaruhi seluruh rantai makanan, katanya.

Agen Domino

“Mengingat peran tersebut, maka keberadaan Cetacea perlu kita lindungi dan lestarikan, khususnya di perairan Indonesia,” tambahnya.

Kementerian telah mengeluarkan peraturan menteri (no. 79/2018) tentang rencana aksi nasional mamalia laut tahun 2018-2022, yang ditujukan untuk melindungi mamalia laut, menjaga kestabilan populasi, dan mengembangkan manfaat ekonomi berkelanjutan dari spesies tersebut.

Kepala Kawasan Konservasi Laut Nasional (LKKPN) Fajar Kurniawan mengatakan mamalia laut di Pulau Pieh menjadi fokus konservasi, selain terumbu karang dan penyu.

Data kenampakan mamalia laut dalam lima tahun terakhir akan digunakan sebagai dasar pengelolaannya di kawasan tersebut, menurut pejabat. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar