Jumat, 04 September 2020

Indonesia melihat lonjakan kasus baru COVID-19: satuan tugas

Indonesia melihat lonjakan kasus baru COVID-19: satuan tugas

ASLIKARTU - Selama beberapa hari terakhir, tingkat infeksi COVID-19 di Indonesia telah menunjukkan tren yang meningkat dengan beberapa provinsi melaporkan lonjakan kasus baru, kata juru bicara satuan tugas COVID-19 pemerintah, Prof.Wiku Adisasmito. Agen Poker

Berbicara di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta pada hari Jumat, dia menduga bahwa peningkatan kasus sebagian mungkin disebabkan oleh liburan panjang baru-baru ini, di mana banyak orang bepergian ke lokasi wisata tanpa secara ketat mengamati tindakan pencegahan COVID-19.

“Pada Kamis kemarin ada 3.622 kasus baru yang terkonfirmasi (dilaporkan) dalam 24 jam sebelumnya. Kondisi ini agak memprihatinkan,” ujarnya seraya menambahkan, sejumlah besar kasus tambahan disumbang oleh beberapa provinsi, antara lain Jakarta, Jawa Timur. dan Jawa Tengah.

Kondisi Indonesia saat ini memang memprihatinkan, mengingat selama enam bulan telah berjuang untuk meratakan kurva kasus COVID-19, namun masih ada lonjakan kasus baru, katanya.

Kondisi yang menantang ini harus menjadi pelajaran bagi semua tentang pentingnya menjaga disiplin dalam menegakkan protokol kesehatan, tambah Adisasmito yang merupakan pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia (UI).

Agen Domino

Infeksi virus Corona awalnya muncul di kota Wuhan di China pada akhir 2019, sementara pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan kasus pertama yang dikonfirmasi di negara itu pada 2 Maret 2020.

Hingga data yang dihimpun pada Jumat (4 September 2020), Indonesia telah mencatat 3.269 kasus COVID-19 baru dalam kurun waktu 24 jam. Jumlah total infeksi di negara itu sekarang mencapai 187.537, menurut Satuan Tugas untuk Respons COVID-19 negara itu.

Dengan 2.126 orang pulih dari COVID-19, total pemulihan mencapai 134.181, kata gugus tugas tersebut dalam sebuah laporan yang dirilis pada hari Jumat.

Sementara jumlah korban tewas mencapai 7.832 orang, dengan 82 orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Angka tersebut menunjukkan bahwa negara tersebut saat ini memiliki 45.524 kasus aktif, atau pasien yang masih menerima pengobatan atau menjalani isolasi sendiri. Hingga Jumat, 85.178 pasien yang dicurigai telah ditempatkan di bawah pengawasan.

Untuk menanggulangi pandemi COVID-19 yang menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar 5,32 persen pada kuartal kedua tahun ini, pemerintah Indonesia berupaya sekuat tenaga, terutama untuk mengembangkan vaksin untuk memerangi virus tersebut.

Saat ini, selain vaksin COVID-19 Sinovac, para ilmuwan Indonesia sedang mengerjakan vaksin yang dinamai bendera nasional negara, Merah Putih (Merah Putih).

Menemukan vaksin COVID-19 pada awal 2021 dapat membantu perekonomian Indonesia pulih paling lambat pada pertengahan 2021, kata Iman Sugema, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef).

“Pemulihan ekonomi sangat bergantung pada seberapa cepat vaksin COVID-19 ditemukan. Jika bisa tercapai tepat waktu, ekonomi Indonesia akan pulih pada pertengahan 2021,” ramalan Sugema. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar