Selasa, 22 September 2020

Klaster rumah sakit penyumbang kasus COVID-19 terbanyak: satuan tugas

Klaster rumah sakit penyumbang kasus COVID-19 terbanyak: satuan tugas


ASLIKARTU - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 telah menyatakan bahwa rumah sakit telah muncul sebagai kontributor terbesar dari kasus virus corona yang dikonfirmasi. Agen Poker

“Terhitung mulai 4 Juni hingga 12 September 2020, diketahui cluster yang menyumbang kasus COVID-19 terbanyak berasal dari rumah sakit, masyarakat, dan perkantoran. Di rumah sakit tersebut total ada 24.000 pasien,” ungkapnya. Wiku Adisasmito, juru bicara satuan tugas COVID-19, pada konferensi pers virtual yang diadakan dari Kantor Presiden di Jakarta pada hari Selasa.

Dia menjelaskan, terdapat 15.133 kasus yang muncul dari cluster komunitas, dengan cluster perkantoran sebanyak 3.194 kasus terkonfirmasi, awak kapal atau cluster TKI bertambah 1.641 kasus, cluster pasar sebanyak 622 kasus, dan cluster Puskesmas menyumbang 220 kasus. .

Banyaknya kasus positif terkonfirmasi yang ditemukan di cluster perkantoran, pabrik, dan beberapa pejabat negara merupakan bukti masih adanya kelalaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan dan kita harus segera melakukan evaluasi di semua tempat agar hal ini tidak terjadi. lebih lanjut, "komentarnya.

Agen Domino

Pejabat negara terbaru yang dinyatakan positif COVID-19 adalah Menteri Agama, Fachrul Razi. Pejabat lainnya, termasuk Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mantan Duta Besar Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, Walikota Bogor, Bima Arya, Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, dan pejabat negara lainnya, sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.

“Keterbukaan informasi harus diapresiasi dan ditelusuri dengan baik agar kita bisa mendeteksi dan menghentikan penularan dari satu orang ke orang lain, dan ini sudah dilakukan oleh instansi pemerintah,” tambah Adisasmito.

Sejumlah instansi pemerintah, lanjutnya, menghentikan sementara kegiatan, termasuk di beberapa kementerian dan kantor Pemprov setelah terdeteksi kasus positif di tempat-tempat tersebut.

Untuk itu, kami juga meminta pihak swasta dan pabrik agar benar-benar bisa melakukan hal yang sama seperti di kementerian dan dinas provinsi dengan melakukan tes, penelusuran, dan pelaporan klaster, ”lanjutnya.

Dia meminta bisnis tidak malu jika karyawan dinyatakan positif COVID-19.

“Jangan malu jika ada kasus positif karena kita perlu melindungi orang yang positif terinfeksi, merawatnya agar sembuh dan (menjadi) sehat kembali,” ujarnya.

Hingga Selasa, jumlah kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di Indonesia mencapai 252.923 orang, dengan tambahan 4.071 kasus.

Sekitar 184.298 pasien telah sembuh total sejauh ini sementara 9.837 meninggal karena virus. Sedangkan kasus yang diduga mencapai 109.721.

Infeksi virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia dengan DKI Jakarta menyumbang kasus terbanyak (64.554), diikuti oleh Jawa Timur (41.417), Jawa Tengah (19.982), Jawa Barat (18.077), dan Sulawesi Selatan (14.524). Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar