Kamis, 17 September 2020

Menteri Luar Negeri Indonesia, Saudi membahas situasi di Yaman

Menteri Luar Negeri Indonesia, Saudi membahas situasi di Yaman


ASLIKARTU - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan mitranya dari Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud, membahas masalah keamanan, termasuk perkembangan terkini di Yaman, melalui telepon pada Selasa (15 September 2020). Agen Poker

“Saya menyampaikan keprihatinan Indonesia tentang perkembangan terkini dan meningkatnya ketegangan di Yaman, terutama dampaknya terhadap masalah kemanusiaan,” kata Retno, Kamis.

Situasi di Yaman juga dibahas pada pertemuan Dewan Keamanan PBB di hari yang sama. Utusan Khusus PBB, Sekretaris Jenderal Martin Griffith, dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Mark Lowcock, juga memberikan pengarahan pada pertemuan tersebut mengenai situasi terkini di Yaman.

Agen Domino

“Pada dasarnya, pengarahan tersebut menyoroti situasi yang mencemaskan di Yaman di mana masyarakat setempat menderita akibat konflik yang berkepanjangan. Pengarahan tersebut juga menyentuh bahaya kelaparan, yang membahayakan sebagian besar orang Yaman, ”katanya.

Baik pada pertemuan Dewan Keamanan PBB maupun dalam pembicaraan telepon dengan Menlu Saudi, Retno mengatakan Indonesia mendesak semua pihak untuk menahan diri dan segera menyepakati deklarasi bersama yang diprakarsai oleh utusan khusus Sekjen AS.

Indonesia mengecam serangan yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi ke negara-negara tetangga, termasuk Arab Saudi, dan mengkhawatirkan situasi kemanusiaan di lapangan, terutama setelah pandemi COVID-19.

Untuk tujuan ini, dia menggarisbawahi pentingnya melindungi warga sipil.

“Indonesia juga menyerukan dibukanya kembali Bandara Sanaa karena berfungsi sebagai pintu gerbang bantuan kemanusiaan ke Yaman,” tambahnya. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar