![]() |
| Tanah longsor yang dipicu hujan menewaskan 14 orang di Tarakan, Kalimantan Utara |
ASLIKARTU - Tanah longsor akibat hujan lebat yang tak kunjung usai melanda empat lokasi di Tarakan dan merenggut 14 nyawa pada dini hari Senin. Agen Poker
Empat lokasi terdampak tersebut adalah Juata Permai, Karang Anyar Pantai, Jalan Matahari, dan Gunung Selatan, kata Kapolres dan Pemadam Kebakaran Tarakan Hanip Manisan di Jakarta, Senin.
Di Juata Permai, tujuh orang tewas, termasuk satu keluarga yang terdiri dari tiga orang ayah, ibu, dan seorang putra. Di Jalan Matahari dan Gunung Selatan masing-masing tiga orang meninggal dunia, sedangkan di Karang Anyar Pantai, satu warga tewas.
Tanah longsor yang terjadi di daerah perbukitan melukai beberapa orang dan merusak banyak rumah. Korban luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.
Agen Domino
Sebagian Tarakan telah mengalami hujan lebat sejak Minggu malam hingga Senin.
Sementara itu, Dr Indra Permanajati dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyoroti pentingnya menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan meningkatkan kesadaran akan bencana hidrometeorologi selama masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. “Masyarakat harus mewaspadai bencana hidrometeorologi saat musim peralihan, terutama yang tinggal di lokasi rawan bencana,” kata Permanajati di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, belum lama ini.
Koordinator bencana geologi Pusat Mitigasi Universitas Jenderal Soedirman menjelaskan, bencana hidrometeorologi adalah yang dipengaruhi oleh fluktuasi terkait air, termasuk curah hujan.
Permanajati mengaitkan perubahan musim di balik terjadinya bencana, termasuk banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Oleh karena itu, ia menggarisbawahi perlunya masyarakat meningkatkan kesadaran jika terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam jangka waktu yang lama. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar