![]() |
| Tiga tersangka pedagang gading ditangkap di Lampung |
ASLIKARTU - Polisi Lampung dan penyidik dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan telah menahan tiga tersangka pedagang gading dan menyita dua gading milik gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dari mereka. Agen Poker
Para pedagang yang diidentifikasi sebagai BT, TW, dan AS itu ditangkap dari Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Rabu malam. Mereka adalah warga provinsi itu, kata juru bicara Polda Lampung Senator Zahwani Pandra Arsyad, di Jakarta, Kamis.
Gading yang disita berukuran 59 sentimeter dan panjang 56 cm dengan berat 96,2 gram dan 94,2 gram.
Polisi telah mendakwa pedagang berdasarkan Pasal 21 dan 40 Undang-Undang Konservasi Indonesia No. 5/1990. Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara lima tahun dan denda Rp100 juta.
Agen Domino
Pemerintah Indonesia telah mendaftarkan gajah Sumatera sebagai salah satu mamalia yang terancam punah di negara ini.
Populasi gajah Sumatera diperkirakan sekitar 2.400 - 2.800 individu, menurut angka yang dipublikasikan di situs resmi World Wildlife Fund (WWF).
Organisasi terkemuka dunia untuk konservasi satwa liar dan spesies yang terancam punah menunjukkan bahwa gading masih dapat ditemukan di pasar-pasar di sekitar Afrika dan Asia, dan bahkan di Amerika Serikat dan Eropa.
WWF juga mencatat bahwa perburuan untuk perdagangan gading ilegal tetap menjadi ancaman serius bagi kehidupan gajah liar di banyak negara.
"Gajah Afrika menurun dalam jumlah besar pada 1970-an dan 1980-an karena perburuan untuk perdagangan gading ilegal. Jadi, perdagangan internasional dilarang oleh Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) pada 1989," kata WWF. dinyatakan di situsnya.
Dikatakan juga bahwa "beberapa populasi gajah telah mulai pulih, tetapi perburuan terus menjadi masalah di banyak daerah”.
Journal of African Elephants telah menerbitkan laporan pada 9 Juli tahun ini yang menyatakan perdagangan gading marak di platform media sosial di Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Menurut laporan tersebut, Indonesia dan Vietnam tidak memiliki undang-undang yang memadai untuk mengekang perdagangan ilegal tersebut. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar