Selasa, 15 September 2020

Warung Jatim, Restoran tutup karena pelanggaran PSBB

Warung Jatim, Restoran tutup karena pelanggaran PSBB

ASLIKARTU - Personel Satpol PP menutup paksa sebuah warung makan dan restoran di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa, karena melanggar batasan sosial skala besar (PSBB), efektif sejak sehari sebelumnya. Agen Poker

“Kami (hanya) melaksanakan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang PSBB itu kami akan kembali ke tahap awal PSBB,” kata Kepala Satpol PP Kecamatan Pulogadung Andik Sukaryanto.

Warung makannya adalah Beringin Sawo, sedangkan restorannya adalah Upnormal Coffee Roaster di kawasan Rawamangun.

Saat penggerebekan yang dilakukan pada hari Selasa, petugas Satpol PP menemukan warung makan dan restoran yang menawarkan meja dan kursi bagi pelanggan untuk makan dan minum.

Saat penggerebekan, petugas Satpol PP memeriksa setiap rumah sekaligus toko yang menjual makanan dan minuman untuk mengecek apakah pelanggan masih makan dan minum di sana.

“Hanya takeaway (warung makan dan resto) yang boleh beroperasi. Silakan pesan (makanan dan minuman) lalu bawa pulang. Jangan makan atau minum di sana,” tegasnya.

Warung makan dan rumah makan yang terbukti melanggar PSBB dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang sanksi PSBB.

Agen Domino

Petugas Satpol PP kemudian menyegel warung makan dan restoran tersebut selama 24 jam.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan secara resmi telah menghentikan relaksasi yang diterapkan pada PSBB di ibu kota dan mengumumkan pengenaan ulang lengkap mereka untuk menahan penyebaran COVID-19.

“Mengingat keadaan darurat di Jakarta, kami tidak punya pilihan lain selain mengerem darurat. Artinya, kami harus menerapkan PSBB seperti saat awal pandemi. Ini rem darurat yang harus kami lakukan. tarik, ”katanya dalam keterangan pers di Balaikota Jakarta, Rabu malam lalu.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis pekan lalu, mencatat angka kesembuhan COVID-19 di Jakarta mencapai 75,2 persen dari total kasus.

“Kalau kita lihat recovery rate di Jakarta sudah mencapai 75,2 persen,” kata Menteri yang merangkap Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Economic Recovery itu.

Sementara angka kesembuhan nasional menyentuh 71,5 persen, sedangkan angka kematian dipatok 4,1 persen, kata Hartarto.

Diberitakan sebelumnya, terkait kasus COVID-19, Jakarta memiliki angka positif 13,2 persen, atau di atas angka aman di bawah lima persen yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berdasarkan data Pemprov DKI, kasus aktif di ibu kota, termasuk pasien yang dirawat atau diisolasi, mencapai 11.245 kasus hingga Selasa pekan lalu.

Sedangkan total kasus terkonfirmasi di Jakarta saat ini mencapai 49.837 kasus, dengan 37.245 kasus sembuh dan 1.347 kematian. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar