![]() |
| 500 pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia |
ASLIKARTU - Hampir 500 pekerja migran ilegal Indonesia dideportasi dari Malaysia dan diterbangkan kembali ke rumah dengan penerbangan charter AirAsia yang berasal dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) 2, di Sepang, Selangor, pada Sabtu. Agen Poker
Para pekerja migran diterbangkan kembali dalam tiga kelompok. Rombongan pertama yang terdiri dari 150 orang diterbangkan ke Surabaya dengan penerbangan AirAsia AK7356, yang berangkat pada pukul 9.25 pagi.
Gelombang kedua yang terdiri dari 150 orang berangkat ke Jakarta pada pukul 09.30 dengan pesawat AK0388 AirAsia, sedangkan gelombang ketiga yang terdiri dari 200 orang menggunakan penerbangan AirAsia AK0395 tujuan Medan pada pukul 10.30 pagi.
Agen Domino
Para pekerja migran dideportasi ke Indonesia setelah menjalani hukuman penjara di Depo Pekan Nenas (rumah detensi imigrasi) di negara bagian Johor Bahru, Malaysia dan Depo Langkap di negara bagian Perak, Malaysia.
Mereka diantar ke bandara oleh petugas imigrasi Malaysia, pejabat atase, dan koordinator fungsi KBRI Kuala Lumpur, dipimpin oleh Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Agung Cahaya Sumirat.
“500 pekerja migran yang dideportasi itu termasuk di antara 4.774 pekerja migran (bersarang di depo). Jadi, masih banyak yang harus kita lakukan karena jumlah yang di setoran kemungkinan akan bertambah dan banyak WNI yang akan menjalani hukuman penjara. Biasanya, mereka (pendatang gelap) akan dikirim untuk dititipkan sebagai bagian dari persiapan deportasi, ”kata koordinator fungsi kekonsuleran KBRI Kuala Lumpur, Rijal Al Huda. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar