![]() |
| Hartarto: Omnibus law untuk membantu Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah |
ASLIKARTU - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja akan menjadi solusi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan membantu Indonesia keluar dari perangkap pendapatan menengah. Agen Poker
“Undang-undang (omnibus) diharapkan menjadi solusi untuk menciptakan lapangan kerja baru, dengan tetap memberikan perlindungan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan koperasi, serta meningkatkan perlindungan bagi pekerja dan angkatan kerja,” ujarnya. pada konferensi pers di Jakarta pada hari Rabu.
Hartarto menjelaskan, tujuan omnibus law penciptaan lapangan kerja adalah untuk menyederhanakan, menyelaraskan, dan memangkas regulasi yang menghambat penciptaan lapangan kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan ketersediaan lapangan kerja telah menjadi tantangan bagi Indonesia, negara berpenghasilan menengah ke atas, karena berupaya mencapai targetnya untuk keluar dari jebakan berpenghasilan menengah.
“Tantangannya tentu saja menciptakan lapangan kerja bagi angkatan kerja di Indonesia,” tegasnya.
Agen Domino
Ia yakin bonus demografi yang dimiliki Indonesia, seiring dengan berlakunya undang-undang penciptaan lapangan kerja yang efektif, akan menjadi peluang "emas" dan membantu negara mencapai targetnya.
Indonesia memiliki 2,92 juta orang muda, yang semuanya membutuhkan pekerjaan, katanya. Sementara 87 persen pekerja Indonesia telah belajar hingga sekolah menengah atau lebih rendah, 39 persen telah menyelesaikan pendidikan dasar, tambahnya.
“Kita tidak akan mengesampingkan momen emas ini karena merupakan momentum bagi Indonesia, apalagi kita sekarang sudah masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah ke atas,” kata Menkeu.
Ia meyakinkan bahwa UU penciptaan lapangan kerja yang dirancang oleh pemerintah dan DPR itu untuk kepentingan rakyat karena akan memberikan kepastian hukum bagi penciptaan lapangan kerja dan lapangan kerja.
“UU Cipta Kerja adalah UU yang mengedepankan kepentingan rakyat, (dan telah) disusun dan didorong melalui DPR. Ini menegaskan kepastian hukum,” ujarnya.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah Indonesia pada hari Senin mengesahkan RUU omnibus yang kontroversial itu menjadi undang-undang di tengah meningkatnya kritik atas ketentuan tentang hak-hak buruh, hak masyarakat adat, dan perlindungan lingkungan.
"Berdasarkan apa yang kita dengar, sekali lagi izinkan saya meminta persetujuan di rapat paripurna ini, apakah kita semua setuju (untuk mengesahkan RUU menjadi undang-undang)?" Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dari Partai Golkar yang memimpin sidang bertanya kepada sesama anggota DPR.
Sebagian besar perwakilan yang menghadiri sidang paripurna menyetujui pengesahan RUU itu menjadi undang-undang.
Sebelum musyawarah, seluruh parpol menyampaikan pandangannya terhadap RUU Omnibus Bill Cipta Kerja. Setidaknya enam partai mendukung tegas RUU omnibus tersebut, sementara Partai Amanat Nasional memberikan catatan terkait RUU tersebut. Dua partai - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (Demokrat) - menentang pengesahan RUU tersebut.
Mengikuti perwakilan partai politik, pemerintah menyampaikan pandangannya tentang mengapa RUU itu perlu disahkan menjadi undang-undang. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar