Kamis, 08 Oktober 2020

Polda Metro Jaya menahan sekitar 400 demonstran dari kelompok anarkis

Polda Metro Jaya menahan sekitar 400 demonstran dari kelompok anarkis


ASLIKARTU - Polda Metro Jaya menangkap sekitar 400 demonstran yang konon merupakan kelompok anarkis menyusul pemogokan buruh dan unjuk rasa memprotes omnibus law yang disetujui DPR yang disebut UU Cipta Kerja, 5 Oktober, hingga Rabu. Agen Poker

"Ya, sekitar 400 orang yang melakukan aksi," kata Komisaris Besar Yusri Yunus, juru bicara Polda Metro Jaya, di Jakarta, Kamis.

Polisi sedang menyelidiki informasi tentang tuduhan bahwa para demonstran dibayar untuk demonstrasi yang meningkat menjadi kekacauan di ibu kota, katanya.

Polda Metro Jaya menerima informasi dari para demonstran remaja yang menerima pesan berantai yang mengundang mereka untuk melakukan protes dan bertindak secara anarkis.

“Semuanya sudah kita evaluasi. Ini karena mereka yang bukan guru atau siswa, memendam niat untuk memicu kerusuhan. Makanya kita tangkap,” ucapnya merujuk pada demonstrasi yang sedang berlangsung yang melibatkan buruh, mahasiswa, dan sekolah kejuruan. siswa, antara lain.

Agen Domino

Yunus menjelaskan, Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan rencana aksi demonstrasi pada 5-8 Oktober 2020, namun polisi tidak mengeluarkan izin unjuk rasa pasca pandemi COVID-19.

Mengorganisir unjuk rasa di tengah pandemi selanjutnya dapat memicu penularan COVID-19.

Pada Kamis siang, aparat kepolisian kembali menangkap sekitar 70 orang yang diduga kelompok anarkis yang mengotak-atik kekacauan di sekitar Asia Afrika Senayan, Portal Senayan, Jalan Veteran, Pancoran, Palmerah, dan daerah lainnya.

Polda Metro Jaya mengerahkan lebih dari sembilan ribu personel sebagai tindakan pencegahan terhadap protes atas undang-undang kontroversial tersebut.
 
“Mulai Senin (5 Oktober) hingga Kamis ini, sebanyak 9.346 personel kami terus jaga bersama 10 unit perusahaan. Mereka juga akan ditempatkan sebagai langkah jaga untuk acara hari ini,” kata Yunus. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar