![]() |
| Komnas KIPI menepis kekhawatiran terkait keamanan vaksin COVID-19 |
ASLIKARTU - Komisi Nasional Kecelakaan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) mengatakan vaksin COVID-19 akan melewati beberapa tes sebelum diberikan di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan keselamatannya. Agen Poker
Uji keamanan calon vaksin mulai dari tahap awal penelitian - dari tahap uji coba pada hewan hingga uji klinis pada manusia, kata ketua komisi, Prof.Dr. Indra Irawan Satari, dalam diskusi online di Jakarta, Kamis,
"Uji klinis dimulai dengan fase praklinis [yang berlanjut] ke [uji] pada hewan untuk menentukan keamanan [vaksin]. Jika [uji] pada hewan tidak menyebabkan cacat, atau kematian, atau efek samping lain, maka uji klinis tahap pertama bisa dilanjutkan, ”jelas Satari.
Keamanan dan kemanjuran vaksin dinilai dalam uji klinis fase pertama, kedua, dan ketiga, katanya.
Uji klinis tahap pertama melibatkan beberapa relawan, sedangkan tahap kedua melibatkan ratusan peserta, katanya.
Studi klinis fase ketiga melibatkan ribuan relawan dari berbagai negara, tambahnya.
Selanjutnya, sebelum calon vaksin lolos untuk digunakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengevaluasi hasil uji klinis untuk mengetahui keamanan dan khasiat vaksin tersebut, tandasnya.
BPOM kemudian akan mengeluarkan emergency use authorization (EUA) agar vaksin bisa segera digunakan, tambahnya.
“Tahap keempat adalah post marketing surveillance, dan ini akan dilaporkan ke KIPI untuk monitoring pasca imunisasi,” ujarnya dan mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dengan keamanan vaksin COVID-19.
“Keamanan vaksin akan menjadi fokus utama selama produksi, imunisasi, dan pemantauan pasca imunisasi. Setiap kecelakaan pasca imunisasi harus dilaporkan,” tambahnya. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar