![]() |
| Upaya bea cukai Kualanamu untuk menyelundupkan ganja cair dari China |
ASLIKARTU - Petugas bea cukai Kualanamu dan petugas polisi Sumatera Utara telah menggagalkan upaya penyelundupan tiga botol ganja cair ke Indonesia dari China pada 6 November. Agen Poker
Seorang warga Medan, yang diidentifikasi dengan inisial JE (39), ditangkap karena menerima paket tersebut pada 9 November, kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Kualanamu Elfi Haris.
Kasus narkoba ini terbongkar setelah petugas bea cukai Kualanamu mencurigai ada paket yang dikirim melalui pos dari China, kata Haris seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Minggu.
Mereka kemudian memutuskan untuk mengirimkan paket berisi tiga botol 10-Ml minyak rami ke fasilitas laboratorium Bea dan Cukai Sumatera Utara.
"Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa minyak rami mengandung Tetrahydrocannabinol (THC) atau bahan aktif dalam ganja," kata Haris.
Berdasarkan temuan tersebut, petugas Bea Cukai Kualanamu dan Sumut bekerja sama dengan aparat Polda Sumut untuk menangkap JE pada 9 November lalu.
“Pihak bea cukai tetap waspada untuk menyelamatkan Indonesia dari ketergantungan narkoba melalui kerjasama sinergis dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN),” imbuhnya.
Kecanduan narkoba tetap menjadi ancaman serius bagi Indonesia, dan raja narkoba lokal dan internasional masih memandang negara ini sebagai salah satu pasar potensial mereka di Asia Tenggara.
Nilai perdagangan narkoba di Indonesia diperkirakan setidaknya mencapai Rp66 triliun dengan jumlah pengguna narkoba yang sangat besar.
Dalam menangani gembong narkoba yang beroperasi di negara tersebut, pemerintah terus menerapkan tindakan hukuman yang keras terhadap mereka selama beberapa dekade terakhir.
Kapolri Jenderal Idham Azis baru-baru ini menunjukkan bahwa pengadilan negeri di berbagai wilayah di Indonesia memberikan hukuman mati kepada setidaknya 100 pelaku narkoba pada paruh pertama tahun 2020.
“Semoga segera dieksekusi dengan regu tembak untuk menghalau yang lain,” tegasnya saat menyaksikan Satgas Khusus Polri memusnahkan 1,2 ton sabu, 35 ribu butir ekstasi, dan 410 kg ganja di Jakarta pada 2 Juli 2020.
Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah mengeluarkan perintah tembak-menembak terhadap gembong narkoba.
Namun, hal ini tidak berhasil menghalangi para pengedar narkoba, yang terus memperlakukan Indonesia sebagai salah satu pasar utama mereka, meski penegak hukum Indonesia terus berjuang melawan mereka. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar