![]() |
| Warga diimbau untuk waspada saat mengambil rumput di lereng Merapi |
ASLIKARTU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mengimbau warga sekitar yang merambah lereng Gunung Merapi untuk mencari rumput untuk ternak agar tetap aman dan waspada terhadap potensi letusan gunung tersebut. Agen Poker
Oleh karena itu, warga diimbau untuk berada di luar radius lima kilometer dari puncak gunung berapi, kata lembaga itu dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu.
Dalam mendampingi mereka yang ingin mencari rumput untuk ternaknya, BPBD berjanji menyediakan truk untuk membantu mereka mengangkut rumput.
Menurut Camat Cangkringan Suparmono, beberapa warga Dusun Kalitengah Lor yang saat ini mengungsi ke shelter Glagaharjo masih mencari rumput untuk ternak di lereng Gunung Merapi.
Gunung Merapi sering meletus selama satu dekade terakhir. Pada 2010, ANTARA mencatat letusannya merenggut 300 nyawa.
Pada 21 Juni 2020, gunung api setinggi 2.930 meter yang terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah itu kembali meletus dua kali, menghasilkan kolom abu setinggi enam ribu meter.
Selama dua pekan terakhir, aktivitas vulkanik Gunung Merapi cenderung meningkat. Alhasil, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari seribu warga telah dievakuasi ke Kabupaten Boyolali, Magelang, Klaten, dan Sleman.
Sebagian besar pengungsi adalah orang-orang yang rentan, seperti lansia, anak-anak, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan ibu menyusui, menurut juru bicara lembaga tersebut, Raditya Jati, dalam pernyataannya baru-baru ini.
Sebanyak 835 dari total pengungsi dipindahkan ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sedangkan 203 lainnya dievakuasi ke Kabupaten Sleman, Yogyakarta; 133 ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah; dan 123 ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ujarnya.
Para pengungsi telah ditampung di tempat penampungan sementara. Selama mereka tinggal, mereka telah melihat makanan dan minuman yang disajikan serta layanan medis yang ditawarkan, katanya.
Awal pekan ini, Palang Merah Indonesia (PMI) telah mengeluarkan beberapa ribu pakaian hamzat dan pelindung wajah untuk melindungi warga terdampak di zona bencana akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah di tengah pandemi COVID-19.
Selain membagikan jas hazmat, pelindung wajah, dan masker bedah, PMI mengerahkan relawannya ke zona bencana untuk membantu evakuasi mereka yang membutuhkan dan memfasilitasi upaya mitigasi lainnya.
Untuk membantu upaya evakuasi dan mitigasi, PMI juga mengirimkan dua Hagglund ke daerah yang tidak mudah dijangkau oleh kendaraan. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar