ASLIKARTU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil mengungkapkan modus pengiriman narkoba di masa pandemi corona atau Covid-19. AGEN DOMINO
Dalam mengungkapkan kasus penyelundupan tersebut, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengamankan 200 gram narkoba jenis sabu dan 500 butir pil ekstasi yang diselundupkan dari Jakarta ke Jawa Tengah dengan menggunakan mobil pengangkut sembako bantuan sosial.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Benny Gunawan mengatakan modus yang digunakan para pelaku menggunakan boneka yang di isikan narkoba dan kemudian dibawa keluar kota dengan menggunakan mobil pick up yang mengangkut sembako bantuan sosial.
Modus baru ini terungkap setelah petugas meringkus tersangka RS alias Sambungan dan SH alias Wezrex, keduanya merupakan warga Desa Panjang Wetan Kota Pekalongan.
AGEN POKER ONLINE
"Berbekal informasi dari masyarakat, kita lakukan penangkapan tersangka RS di rumahnya,, adanya barang bukti narkoba jenis sabu dan pil ekstasi." tambahnya.
Dari tersangka RS, didapatkan informasi keterangan bila narkoba tersebut didapat dari tersangka SH, yang kemudian ditangkap di Batang. Dan dikembangkan, keduanya dikendalikan oleh tersangka DOK, napi di Lapas Pati.
"Kedua tersangka dikendalikan oleh tersangka DOK, seorang napi yang masih menjalani hukuman di di Lapas Pati. Dan kita sinergikan dengan Kemenkumham dan Lapas, tersangka DOK berhasil kita tangkap." jelas Benny Gunawan.
Dalam pemeriksaannya, tersangka DOK menjelaskan narkoba yang dikirimkannya dibawa dari Jakarta dengan tujuan Pekalongan. Dan untuk mengelabui petugas dan banyaknya Pos Penyekatan Mudik, narkoba jenis sabu dan pil ekstasi dimasukan ke dalam boneka dan kemudian dititipkan ke Mobil pick up yang membawa beras dan sembako untuk bantuan sosial.
Narkoba tersebut dimasukan ke boneka yang sudah dilubangi dan kemudian ditutupi dengan busa atau kapas. Untuk bisa sampai ke Pekalongan dengan aman, dan banyaknya Pos pemeriksaan, boneka berisikan narkoba dibawa dengan mobil pengangkut bantuan sosial.
Benny mengatakan aksi dalam aksi penyelundupan itu tidak menaruh kecurigaan dan polisi yang bertugas di Pos penyekatan tidak akan menduga adanya boneka berisikan narkoba, karena yang dilihat hanya tumpukan beras. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar