![]() |
| Indonesia akan mengikuti jejak WHO pada hydroxychloroquine |
ASLIKARTU - Indonesia akan mengikuti jejak Organisasi Kesehatan Dunia dalam menangguhkan penggunaan hydroxychloroquine untuk pengobatan COVID-19 sebagai bagian dari Uji Solidaritas global, menurut gugus tugas COVID-19. Agen Poker
"Indonesia ikut serta dalam Uji Solidaritas, sehingga akan mengikuti instruksi WHO tentang klorokuin," kata ketua tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat konferensi pers pada hari Kamis di Jakarta.
Wiku mengkonfirmasi bahwa WHO telah menghentikan sementara Uji Solidaritas hydroxychloroquine dan mengatakan akan memberikan hasil penilaian akhir mengenai penggunaan obat malaria untuk pengobatan COVID-19 dalam dua minggu.
Lebih dari 30 negara berpartisipasi dalam Solidarity Trial, sebuah inisiatif WHO untuk penelitian bersama dan pengujian klinis untuk mengembangkan obat-obatan dan terapi untuk perawatan COVID-19.
"Untuk uji coba, WHO (telah) berhenti (menggunakan hydroxychloroquine)," katanya menambahkan, belum diketahui apakah uji coba obat akan dilanjutkan di masa depan.
Uji Solidaritas akan membandingkan pengobatan standar terhadap pengobatan yang menggunakan empat jenis obat, yaitu remdesivir, liponavir / ritonavir, liponavir / ritonavir yang dikombinasikan dengan interferon beta-1, dan klorokuin.
Seperti dilaporkan sebelumnya, WHO telah menghentikan sementara pengujian hydroxychloroquine, obat malaria, pada pasien COVID-19 karena masalah keamanan.
"Para eksekutif untuk sementara waktu menangguhkan penggunaan hydroxychloroquine dalam uji coba pendahuluan, menyusul tinjauan keamanan oleh dewan pemantauan keamanan data," Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip oleh Reuters mengatakan pada 26 Mei 2020. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar