![]() |
| Penerbangan repatriasi Air India yang membawa 59 orang Indonesia mendarat di Jakarta |
ASLIKARTU - Sekitar 59 warga negara Indonesia yang terkena dampak kebijakan penguncian pemerintah India untuk memerangi penularan penyakit coronavirus baru (COVID-19) telah terbang kembali ke Jakarta dari Bandara Internasional Indira Gandhi pada hari Rabu pagi. Agen Poker
Ke-59 orang Indonesia itu dipulangkan dengan menggunakan pesawat Air India AI 13081 yang lepas landas dari Bandara Internasional Indira Gandhi pada pukul 6:31 pagi waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 14:45. waktu lokal.
Terlepas dari 59 warga Indonesia, yang terdiri dari 38 wisatawan, 10 siswa, tiga pemain bulu tangkis, dan tujuh profesional, pesawat itu juga menerbangkan 13 warga negara India dan seorang warga negara Rusia, Kedutaan Besar Indonesia di New Delhi mencatat dalam sebuah pernyataan pers pada hari Rabu.
Pesawat yang sama akan membawa beberapa warga India di Jakarta ke negara asalnya, kedutaan Indonesia mencatat, menambahkan bahwa repatriasi ini merupakan bukti komitmen pemerintah Indonesia untuk melindungi warganya di luar negeri.
"Menawarkan perlindungan kepada semua warga negara Indonesia di luar negeri telah menjadi prioritas dalam diplomasi kami, terutama di saat krisis," kata Duta Besar Indonesia untuk India Arto Suryodipuro.
Sebelum naik ke penerbangan Air India, personel gugus tugas kedutaan Indonesia menjelaskan kepada mereka tentang protokol perawatan kesehatan yang harus mereka ikuti, termasuk mengenakan jas hazmat dan masker, selama penerbangan dan sampai kedatangan mereka.
Personel gugus tugas juga melengkapi mereka dengan beberapa dokumen perjalanan, termasuk pemberitahuan yang menguatkan kesehatan mereka dan tidak menunjukkan gejala COVID-19 dan memenuhi syarat untuk naik pesawat, menurut kedutaan Indonesia.
Infeksi virus korona awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir tahun 2019. Sejak itu, COVID-19 telah menyebar ke setidaknya 213 negara dan wilayah, termasuk India dan Indonesia, dengan kenaikan besar-besaran dalam jumlah kematian.
Pemerintah Indonesia secara resmi mengkonfirmasi kasus pertama negara itu pada 2 Maret tahun ini.
Untuk mengatasi penyebaran penyakit coronavirus, pemerintah telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar dan tindakan menjauhkan diri di beberapa kota, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Surabaya, dan Makassar. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar