Rabu, 24 Juni 2020

Gelar Meditasi Masal, Warga Asal Suriah Dideportas ke Negara Asal

   Gelar Yoga Massal saat Pandemi di Bali, WN Suriah Diusir dari ...

ASLIKARTU  -  Kantor Imigrasi Kelas 1 Denpasar akan mendeportasi Warga negara Suriah yang bernama Barakeh Wissam, lantaran melakukan kegiatan meditasi massal di Bali dengan jumlah peserta 60 orang. AGEN DOMINO

Kegiatan meditasi secara masal yang mendatangkan pesetra berjumlah 60 orang itu dilakukan di House of Om Gianyar Bali pada, 18 Juni 2020.

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan kegiatan ini ditengarai menimbulkan keresahan warga dan aksi tersebut juga sempat viral di media sosial.

Arvin mengatakan dalam kasus ini Kantor Imrgrasi Kelas I Denpasar menjatuhkan tindahkan administratif keimigrasian terhadap Barakeh Wassam karena dianggap bertanggung jawab dalam pelaksanaan yoga masal.

                  AGEN POKER ONLINE

Saat melakukan kegiatanya, Barakeh Wassam tidak mematuhi Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-9) dan Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 Tentang Penguatan Pencegahan Dan Penanganan Covid-19 di Bali yaitu mengenai pembatasan kegiatan yang paling banyak 25 orang.

"Kegiatan yoga masal tersebut tidak mendapat persetujuan resmi dari Desa Adat setempat dan hanya ada pemberitahuan secara lisan." kata dia.

Pelaksanaan yoga massal dianggap menyalahi aturan protokol kesehatan Covid-19 karena tidak adanya physical distancing dan orang-orang yang hadir di lokasi acara tidak menggunakan masker.

Informasi yang didapat Barakeh Wissam merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas Investor yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar berlaku dari 12 Desember 2019 sampai dengan 11 November 2021 dan menjabat sebagai Direktur dari House of OM (PT.AUM House Bali).

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan saat ini Barakeh Wissam ditempatkan di rumah Detensi Imigrasi Denpasar sambil menunggu proses pendeportasian. Sanksi tergas ini didukung sepenuhnya oleh Tim Gugus Covid-19 Bali. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar