![]() |
| BNPB menerima COVID-19 alat pelindung, peralatan diagnostik |
ASLIKARTU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menerima bantuan dalam bentuk alat pelindung dan peralatan diagnostik COVID-19 dari perusahaan konstruksi dan teknik sipil Korea Selatan, Hyundai Engineering Co Ltd. Ketua BNPB, Doni Monardo menyatakan penghargaannya atas bantuan dalam pernyataan tertulis dirilis di Jakarta pada hari Selasa. Agen Poker
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini, dan saya percaya donasi ini akan membantu Indonesia mengatasi COVID-19. Saya juga berharap ini akan memperkuat hubungan antara Korea dan Indonesia," katanya.
Hyundai sebelumnya memberi sumbangan kepada Pertamedika.
Nilai total kedua donasi tersebut dipatok Rp5 miliar. Sumbangan tersebut terdiri dari 4.800 unit peralatan diagnostik, 260 ribu unit masker, dan 1.500 unit termometer. Barang-barang yang disumbangkan akan didistribusikan ke seluruh Indonesia oleh BNPB.
Hyundai telah menyatakan bahwa, sebagai perusahaan yang beroperasi di Indonesia, ia memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu rakyat Indonesia menghadapi pandemi COVID-19.
Hyundai Engineering Co. Ltd adalah perusahaan EPC (teknik, pengadaan, dan konstruksi) dari Korea Selatan, yang berfokus pada proyek minyak dan gas, listrik, dan infrastruktur.
Saat ini, Hyundai bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan mega proyek strategis nasional, yaitu rencana induk pengembangan kilang (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang merupakan satu dari enam kilang yang sedang dibangun oleh Pertamina.
Enam mega proyek kilang terdiri dari empat proyek ekspansi RDMP dan dua proyek baru penyulingan akar rumput (GRR).
RDMP Balikpapan mengatakan pihaknya berencana untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, meningkatkan kualitas produk bahan bakar dari Euro II setara dengan Euro V, dan mengurangi beban impor diesel sebesar 17 persen karena produksi diesel telah meningkat sebesar 23 persen, atau 30 ribu barel per hari.
RDMP juga akan memproduksi 230 ribu ton produk propylene baru setiap tahun. Fase 1 dari proyek US $ 6,5 miliar ini ditargetkan selesai pada 2023, dan Fase 2 pada 2025. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar