![]() |
| Polisi Papua menangkap satu di belakang serangan Mar-30 terhadap karyawan Freeport |
ASLIKARTU - Satgas Penegakan Hukum Papua menangkap TW, seorang anggota kelompok bersenjata kriminal yang menyerang karyawan PT Freeport di Kuala Kencana yang mengakibatkan kematian Graeme Thomas Wall Thomas Selandia Baru. Agen Poker
Dua karyawan lain dari perusahaan tambang raksasa itu juga mengalami cedera dalam serangan itu pada 30 Maret.
Kepala Inspektur Jenderal Polisi Papua Paulus Waterpauw mengkonfirmasi di sini pada hari Selasa bahwa TW ditangkap di Timika pada hari Jumat (29 Mei). Dia adalah anggota kelompok bersenjata Kali Kopi yang dipimpin oleh Joni Botak.
TW dibawa ke penangkapan polisi bersama dengan tersangka SM lainnya, dan keduanya dikarantina di Wisma Atlet Timika setelah terbukti reaktif terhadap tes cepat COVID-19.
Namun, setelah pengujian negatif untuk virus berdasarkan pengujian swab, kedua tersangka dipindahkan ke Markas Besar Polisi Mimika di Timika, kata Waterpauw.
Berdasarkan investigasi awal, TW adalah anggota kelompok bersenjata Kali Kopi yang terlibat dalam penembakan di Kuala Kencana pada 30 Maret.
TW bergabung dengan kelompok bersenjata pada 30 Januari 2019.
Polisi tidak menahan SM dengan alasan tidak cukup bukti. Namun, ia berkewajiban untuk melapor secara teratur kepada pihak berwenang setempat.
Polisi menyita 24 lengan peluru dan enam amunisi kaliber 7,62 x 39 mm.
TW akan dikenakan biaya berdasarkan pasal 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951, pasal 340 juncto pasal 55, 56 dari kode kriminal, Waterpauw menunjukkan.
Seorang warga negara Selandia Baru meninggal, sementara dua pekerja Indonesia terluka setelah anggota kelompok bersenjata Papua melepaskan tembakan ke kantor PT Freeport Indonesia pada hari Senin di Kecamatan Kuala Kencana, Timika, Papua, pada 30 Maret.
Menurut keterangan saksi mata, delapan anggota kelompok bersenjata Papua melancarkan serangan senjata di gedung kantor PT Freeport sekitar jam 2 malam. waktu setempat pada hari Senin sebelum melarikan diri ke hutan di belakang area Kuala Kencana menuju Mile 39.
Pada saat penembakan, enam personel dari Satuan Tugas Amole Brigade Mobil Kepolisian sedang menjaga gedung kantor.
Satu tim gabungan militer dan polisi telah dikerahkan untuk menangkap orang-orang bersenjata itu. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar