
ASLIKARTU - Dua tenaga medis bernama Susilawati Ramadhanty dan Riasudi Putri menjadi korban perampokan dalam angkutan kota (angkot) yang hendak pulang bekerja di Kota Depok, Jawa Barat. AGEN DOMINO
Kejadian tersebut bermula pada hari Minggu (21/6) sekitar pukul 22.00 WIB, saat Susilawati Ramadhanty yang berprofesi sebagai bidan dan Riasudi Putri sebagai perawat, pulang dengan menggunakan angkot dari rumah sakit tempatnya bekerja di kawasan Jalan Raya Bogor, Depok.
"Jadi saat itu saya pulang habis kerja dinas sore itu nungguin angkot berdua dengan teman saya, kemudian tak lama menunggu ada angkit lewat tpi posisi lampu depan angkotnya enggak kesorot gitu, jadi gelap cuma lampu dalamnya." terang Susilawati.
Saat berada di dalam angkot, didalam angkot tersebut sudah ada dua penumpang. Dimana satu orang duduk di depan pintu angkot, dan satu penumpang lainnya duduk dibangku sebrang orang pertama dan seorang supir.
AGEN POKER ONLINE
Susilawati menjelaskan saat temannya ingin turun lantaran jaraknya sudah mau dekat dengan kostan, namun saat bilang stop sang supir terus melajukan mobilnya. Dan saat itu juga kira didorong disuruh tengkurep di bawah serta diancam dengan senjata tajam berupa pisau dan gunting.
Selama dalam penyekapan, anggota tubuh keduanya ditutupin oleh kain. Dalam posisi tersebut Susilawati dan Riasudi tidak mengetahui arah kendaraan yang ditumpanginya itu. Dan saat Susilawati berusaha bergerak, dia dipukul pada bagian kepala dan kaki.
"Kita ngga tau dibawa kemna, kta juga pakai masker kan. Setiap gerak kita dipukul, kaya disikut gitu. Sama kalau kaki kita gerak langsung ditendang, karena posisi kaki bapak itu ada di atas badan kita. Itu sekitar 4 jam, kita naik angkot jam setngah 10 dan baru diturunin pada pukul 2 pagi." ungkapnya.
Setelah beberapa jam lamanya, keduanya diturunin di kawasan Citeurep, Kabupaten Bogor. " Kanan dan kirinya kebun semua dan gelap banget." ungkapnya.
Dalam kejadian tersebut, keduanya kehilangan barang berharga yang dibawanya. Korban bernama Susilawati kehilangan ponsel, perhiasan berupa gelang dan anting, korban bernama Riasudi kehilangan ponsel, uang Rp 500 ribu dan ATM yang berisikan Rp 2,8 juta.
Atas kejadian tersebut keduanya membuat laporan ke Polsek Cimanggis.
Mendapatkan laporan tersebut, Kasubbag Humas Polrestro Depok, AKP Elly Padiansari mengatakan korban sudah membuat laporan dan saat ini kasusnya didalami oleh penyidik. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar