Jumat, 12 Juni 2020

Jakarta melacak kluster COVID-19 baru di pasar tradisional

Jakarta melacak kluster COVID-19 baru di pasar tradisional
Jakarta melacak kluster COVID-19 baru di pasar tradisional

ASLIKARTU - Pemerintah provinsi Jakarta terus melakukan upaya untuk mengidentifikasi cluster virus corona baru di antara pedagang dan pelanggan di pasar tradisional di wilayah administrasi ibukota dengan bantuan tes cepat massal. Agen Poker

Dalam mengantisipasi cluster baru, tes cepat akan dilakukan di Bedeng Kemayoran / Pasar Cempaka Wangi di lingkungan Harapan Mulya, dan Pasar Nangka di lingkungan Utan Panjang, kepala Pusat Kesehatan Kecamatan Kemayoran, Buana, mengatakan di sini pada hari Jumat.

Tes COVID-19 massal diperlukan karena 14 pedagang di Pasar Serdang baru-baru ini dinyatakan positif mengidap penyakit coronavirus baru, kata Buana, seraya menambahkan bahwa ia telah meminta alat tes cepat dari Satuan Tugas COVID-19 Jakarta.

Pengujian massal dapat membantu mengidentifikasi orang-orang yang tidak menunjukkan gejala apa pun, atau tidak menunjukkan gejala, sehingga kelompok COVID-19 baru tidak muncul, kata Buana.

Pada 3 Juni 2020, paramedis Pusat Kesehatan Kemayoran mengadakan tes COVID-19 massal, menyaring 180 pedagang di Pasar Serdang. Sesuai hasil tes, pada hari Jumat (12 Juni 2020), 14 dari 180 pedagang telah menunjukkan gejala COVID-19.

Lima dari 14 pedagang, yang tinggal di Kecamatan Kemayoran, saat ini dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, sementara tujuh lainnya menerima perawatan dari pusat kesehatan di dekat rumah mereka.

Dua pedagang terinfeksi lainnya berasal dari kota Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah, dan mereka sedang ditangani oleh otoritas kesehatan kota, kata Buana.


Di Jakarta Timur, 20 pedagang di Pasar Perumnas Klender juga telah mengontrak COVID-19. Karena itu, Walikota Jakarta Timur M. Anwar telah meminta operator pasar kota untuk menutup pasar sementara.

Pemerintah provinsi Jakarta telah memutuskan masa transisi, mulai dari 5 Juni 2020, di mana kegiatan bisnis dapat secara bertahap dilanjutkan, di bawah kepatuhan ketat pada protokol COVID-19.

Menjelang masa transisi, petugas pemadam kebakaran menyemprotkan desinfektan di 31 pasar tradisional di bagian timur ibukota untuk membendung transmisi COVID-19.

Disinfektan disemprotkan untuk membantu mencegah pedagang dan pembeli di pasar tradisional tertular infeksi virus mematikan atau menularkannya kepada orang lain.

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan desinfektan di beberapa pasar tradisional, termasuk Perumnas Klender, tempat 20 pedagang terjangkit penyakit ini, Pondok Bambu, Sawah Barat, Duren Sawit, Kramat Jati, dan Cipinang Kebembem.

Upaya desinfeksi massal juga telah dilakukan di pasar tradisional Pulogadung, Bidadari, Kampung Ambon, Enjo, Ujung Menteng, Cakung, Pramuka, Matraman, Pal Meriam, Rawamangun, Sunan Giri, dan Kayu Jati.

Jakarta telah secara resmi dinyatakan sebagai daerah yang terkena dampak COVID-19, menyusul konfirmasi pemerintah pusat atas kasus-kasus pertama negara tersebut pada 2 Maret tahun ini.

Infeksi virus korona awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir 2019 sebelum menyebar ke lebih dari 202 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, dengan lonjakan besar dalam jumlah kematian. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar