Senin, 15 Juni 2020

Petugas Kepolisian Tangkap Sindikat Perdagangan Orang ABK WNI di Kapal China

Arrested man in handcuffs with hands behind back

ASLIKARTU  -  Tiga tersangka kasus sindikat perdagangan orang (human trafficking) dengan korban 2 Anak Buah Kapal (ABK) Berbendera China diringkus aparat Polda Kepri. Para pelaku mesing-masing sebagai pembuat dokumen dan penghubung yang berkoodinasi dengan agensi di Singapura. AGEN DOMINO

Identitas para perlaku diungkap dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (15/6) siang. Tiga tersangka yakni Hery Agustono, Udin, dan M Hasbar Yasir alias Daeng.

Kasus perdagangan orang bermula dari proses penyelidikan yang ketika 2 ABK kapal China yang merupakan WNI yang bernama Reynalfi dan Andri Juniansyah melompat ke laut di Perairan Karimun, Kepri pada 7 Juni lalu.

Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap korban, diperoleh informasi adanya beberapa tersangka yang berada di Jakarta dan Jawa Barat. 

                       AGEN POKER ONLINE


"Para tersangka diamankan sepanjang 11 ingga 13 juni di lokasi yang berbeda." ungkap Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt.

Harry menjelaskan para pelaku menggunakan modus janji dipekerjakan sebagai buruh pabrik di Korea dengan gaji sebesar Rp 25 juta sampai Rp 50 juta. Namun faktanya, mereka dipekerjakan sebagai ABK di Kapal ikan berbendera China.

"Beberapa bulan bekerja, korban tidak pernah mendapatkan upah dan mereka juga mendapatkan perlakuan kasar dari kru kapal." tambahnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Arie Dharmanto mengatakan selain tiga tersangka yang telah diamankan, juga terdapat 4 tersangka lain yang sudah diamankan di Polres Jakarta Utara. Setiap tersngka, memiliki peran yang berbeda-beda.

"Ketiga tersangka yang kita amankan ini yang langsung merekrut dua korban yang terjun ke perairan Tanjungbalai Karimun, Kepri." ungkapnya.

Para tersangka meraup keuntungan yang mencapai Rp 10 juta untuk setiap korbannya. Dalam setiap pengursan dokumen keberangkatan, para tersangka bekerja sama dengan 4 tersangka lain yang sudah diamankan jajaran Polres Jakarta Utara yakni tersangka DT, RAS, ST dan SY.

Arie menambahkan bahwa kasus ini menjadi sorotan dunia internasional dan tidak menutup kemungkinan kita akan melibatkan interpol guna menangkap pelaku lainnya termasuk jika adanya Warga Negara Asing (WNA). AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar