Kamis, 11 Juni 2020

Polisi Riau menggagalkan upaya untuk mengangkut ganja kering seberat 100 kg

Polisi Riau menggagalkan upaya untuk mengangkut ganja kering seberat 100 kg
Polisi Riau menggagalkan upaya untuk mengangkut ganja kering seberat 100 kg

ASLIKARTU - Polisi Riau menggagalkan upaya sindikat narkoba Aceh-Sumatera Utara-Riau untuk mengangkut 100 kilogram ganja kering di ruas jalan Trans-Sumatra di Kota Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, awal pekan ini. Agen Poker

Petugas kepolisian setempat menangkap empat tersangka dan menyita paket narkoba 100 kg ganja yang disuplai oleh anggota cincin narkoba mereka di Provinsi Aceh, Direktur Departemen Investigasi Kriminal Markas Besar Kepolisian Riau Senator Coms. Suhirman menyatakan.

Para tersangka hanya diidentifikasi dengan inisial mereka sebagai N (33) dan A (31), keduanya penduduk Provinsi Aceh; HG (30), warga Provinsi Sumatera Utara; dan BK (36), warga Kota Batam, Provinsi Riau, katanya di Jakarta, Rabu.

"Mereka saat ini berada dalam tahanan polisi. Penyelidik polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus narkoba ini," katanya, menambahkan bahwa operasi penggerebekan obat ini berhasil setelah personel pasukan anti-narkoba melakukan operasi pengawasan selama 15 hari.

Paket ganja kering dipasok oleh cincin narkoba tersangka di Aceh dan diangkut dengan truk pick-up mini, yang dimiliki oleh HG.


Selama operasi perdagangan narkoba mereka dari Aceh ke Riau, A dan N memantau jalan di atas sepeda motor untuk memastikan tidak ada pos pemeriksaan polisi dan melaporkannya ke HG, ungkapnya.

Indonesia tetap berada di bawah ancaman serius dari pengedar narkoba, dengan sejumlah anggota populasi usia kerjanya diliputi lingkaran setan penyalahgunaan narkoba.

Laporan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengindikasikan bahwa sekitar 50 kematian terkait penggunaan narkoba terjadi setiap hari di Indonesia. Namun, pengguna narkoba lain di negara itu tampaknya tidak terpengaruh oleh angka kematian.

Pengguna metamfetamin kristal, narkotika, ganja, dan obat adiktif lainnya melampaui komunitas dan latar belakang sosial ekonomi dan budaya.

Pengedar narkoba domestik dan transnasional memandang Indonesia sebagai pasar potensial karena populasinya yang sangat besar dan jutaan pengguna narkoba. Perdagangan narkoba negara ini diperkirakan mencapai hampir Rp66 triliun.

Dalam menghadapi ancaman besar yang ditimbulkan oleh para raja obat bius, Komisaris Utama BNN Heru Winarko telah bertemu dengan Menteri Keamanan Mahfud MD pada 5 Desember 2019, untuk berdiskusi tentang perang Indonesia terhadap narkoba, termasuk kebutuhan untuk mengeksekusi terpidana mati.

"Hukuman mati adalah bagian dari undang-undang yang harus dijatuhkan," kata Winarko setelah pertemuannya dengan menteri koordinator untuk urusan politik, hukum, dan keamanan. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar