![]() |
| Polisi terbunuh dalam dugaan serangan teroris |
ASLIKARTU - Seorang polisi dari kantor polisi Daha Selatan Provinsi Kalimantan Selatan tewas setelah seorang tersangka teroris menyerangnya dengan pedang Samurai pada Senin pagi, kata seorang juru bicara. Agen Poker
Tersangka teroris kemudian ditembak oleh petugas polisi ketika berusaha menghindari penyerahan diri.
Sebelum dia menyerang Brigadir Leonardo Latupapua, yang sedang bertugas pada saat itu, penyerang diduga mengatur kendaraan patroli polisi, yang diparkir di halaman depan kantor polisi, di atas api, juru bicara Kepolisian Kalimantan Selatan Sen.Coms.Mochamad Rifa'i mengatakan di sini Senin.
Serangan itu terjadi sekitar pukul 2.15 pagi waktu setempat.
Petugas polisi menembak tersangka setelah ia mengabaikan perintah untuk menyerah, kata juru bicara kepolisian. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Hasan Basyri Kandangan untuk pemeriksaan post-mortem, tambahnya.
Selama pemeriksaan pendahuluan, penyidik polisi menemukan beberapa barang yang menghubungkan tersangka dengan pembakaran mobil patroli polisi, termasuk jerigen yang berisi bahan bakar. Mereka juga mengambil pedang Samurai darinya.
Indonesia telah menjadi sasaran serangan teroris sejak tahun 2000, dan penyebaran radikalisme dan terorisme terus mengancam negara.
Pada bulan Mei 2018, sebuah gereja di kota Surabaya Jawa Timur diserang oleh teroris, seperti yang dilaporkan oleh ANTARA pada saat itu. Sebelumnya, pada 14 Januari 2016, para pendukung ISIS di Indonesia telah meluncurkan serangan bom bunuh diri dan penembakan di Jakarta, yang mengakibatkan kematian delapan orang, termasuk tiga warga sipil.
Insiden itu menambah daftar serangan mematikan yang dilakukan oleh sel-sel teroris di Indonesia. Dari tahun 2000 hingga 2012, lebih dari selusin serangan telah terjadi di ibukota Indonesia, termasuk pemboman kedutaan Australia pada 9 September 2004, dan pemboman hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009.
Salah satu cara paling efektif untuk membebaskan Indonesia dari radikalisme dan terorisme adalah memberdayakan perempuan di negara ini, karena mereka dapat secara aktif berkontribusi untuk mencegah anak-anak disesatkan oleh perekrut teroris.
Untuk menumpas terorisme, Angkatan Pertahanan Indonesia (TNI) akan segera ditarik untuk upaya kontra-terorisme.
Peraturan presiden Indonesia tentang keterlibatan TNI dalam melawan terorisme akan menghalangi kelompok teroris di negara ini untuk melanjutkan kegiatannya, menurut seorang pakar terorisme dari Universitas Indonesia (UI).
"Rancangan peraturan presiden, tindak lanjut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Terorisme, akan menghalangi kelompok teroris. Jika TNI terlibat, kemungkinan akan ada faktor kejutan dan ketakutan," kata Ridlwan Habib baru-baru ini.
Peraturan tersebut, yang diharapkan akan dikeluarkan segera oleh Presiden Joko Widodo, mencakup informasi komprehensif tentang keterlibatan TNI dalam menindak terorisme dari tahap awal: dari mencegah untuk melawan serangan teroris dan pemulihan, katanya.
Habib berpendapat bahwa melibatkan TNI dalam memerangi terorisme akan menjadi keputusan yang baik karena kemampuan intelijen militer akan membantu secara efektif mencegah aksi teror.
TNI memiliki unit intelijen yang cakap, langsung dari markas ke unit teritorial. Akibatnya, data intelijennya dapat diterapkan untuk mencegah kelompok teroris melakukan tindakan teror yang direncanakan, katanya. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar