
ASLIKARTU - Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan tercatat menelan korban meninggal dunia hingga 36 orang. AGEN DOMINO
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan data tersebut didapar hingga Minggu (19/7). Tak hanya korban meninggal, pihaknya juga mencatat ada 40 ornag yang dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang Luwu Utara.
"Dari Pusdalop kami menerima data 36 orang meninggal dunia, 40 orang hilang namun sebagian telah ditemukan dalam keadaan selamat dan 58 orang luka-luka." Kata Raditya Jati saat meyampaikan konferensi pers di Gedung Graha BNPB.
AGEN POKER ONLINE
Kata dia 36 korban jiwa telah didata hari ini, 12 orang berasal dari Kecamatan Masamba dan 24 orang dari Kecamatan Baebuta. Raditya juga merinci, banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu pada 13 Juli lalu itu telah meredam 4.202 rumah, sehingga total pengungsi mendapai 14.483 orang.
"Pengungsi yang mencapai 14.483 tersebut tersebar di beberapa titik," katanya.
Raditya mengatakan saat ini kemungkinan jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu bisa terus bertambah. Pihaknya juga akan terus melakukan pencarian hingga satu pekan ke depan.
"Proses pencarian korban akan berlangusng selama satu minggu. Dan bilamana memang nanti dibutuhkan untuk mencari lagi, Basarnas akan standbay dan lakukan proses lebih lanjut," kata dia.
"Jadi potensi kemungkinan (korban bertambah) masih bisa karena tertimbun lumpur yang mungkin akan sulit dalam akses untuk mencari," kata Raditya. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar