
ASLIKARTU - Stevanus aslias SA, seorang pria di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan sang pacar ke kepolisian. Laporan yang dibuat tersebut lantaran Stevanus alias SA diduga mengancam ingin membunuh Yurnita Laisnasi melalui media sosial Facebook. AGEN DOMINO
Laporan korban ke pihak kepolisian tertulis dalam Nomor: 750/STTLP/VII/2020/SPKT/ Resor Kupang Kota tentang tindak pidana pengancaman.
Kejadian pengancaman tersebut bermula dari persoalan sepel. Stevanus alias SA yang keseharian bekerja sebagai seorang sopit menghubungi kekasihnya yang bernama Yurnita untuk mengambil sepeda motor. Namun permintaan Stevenus di tolak oleh korban, karena sepeda motor yang dibelinya itu sedang digunakan keluarga korban di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Kuasa hukum korban, Jeremia Alexander Wewo,S.H,M.H. mengatakan kejadian tersebut terjadi karena masalah sepele saja, dimana permintaan terlapor tidak dituruti oleh kekasihya itu, karena sepeda motor yang dimaksud sedang digunakan.
AGEN POKER ONLINE
Merasa tak dihargai, Stevanus alias SA pun naik pitam. Ia lalu menelpon korban dan mengeluarkan cacian. Tak puas melalui telepon, Stevanus alias SA lalu menggunakan akun Messenger dan mengancam membunuh korban, jika permintaannya tak diturui.
"Ancaman pembunuhan, karena tidak diberikan sepeda motor. Padahal motor itu milik korban yang dibeli dengan uang sendiri. Keduanya, Stevanus alias SA dan korban belum menikah, hanya keduanya berpacaran." tambah Jeremia Alexander Wewo.
Menurut Jeremia, kasus ini masuk dengan dugaa tindak pidana ITE, karena pengancaman yang dilakukan oleh terlapor tersebut melalui media sosial. "Ini masuk tindak pidana khusus," jelas Jeremia.
Jeremia berharap kasus yang dialami kliennya atau korban segera di proses oleh petugas kepolisian dan tersangka atau terlapor bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kasat Reskrim Polres Kupang Kotam Iptu Hasri Jaha mengatakan saat ini, petugas kepolisian masih menyelidiki kasus ini. "Sudah ada laporan mengenai hal tersebut, dan kita akan melakukan penyelidikan lanjutan," ujarnya. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar