Jumat, 10 Juli 2020

Bersiap Menghadapi Merapi, Warga Lakukan Ronda Malam

  Antisipasi Erupsi, Warga Desa yang Berjarak 4 Km dari Puncak ...

ASLIKARTU  -  Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Mereka menggalakkan ronda malam secara bergiliran, hal tersebut untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. AGEN DOMINO

Seperti yang dilakuan warga di Desa Jrakah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Di setiap RT desa terebut masyarakat dengan kesadaran pribadi melakukan ronda malam. Kegiatan tersebut bahkan sudah dilakukan sejak lama. Hal tersebut juga disampaikan oleh Kepala Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Tumar.

"Dalam 10 hari terakhir ini warga memang sering merasakan adanya lindu (gempa kecil). Mungkin ini dampak aktivitas Gunung Merapi. Kita lakukan lagi ronda malam, untuk berjaga-jaga."katanya.

Tumar mengaku warga tetap melakukan aktifitas seperti biasanya. Selain bertani atau berladang, kebanyakan warga juga beternak sapi.  Tumar menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan mitigasi Gunung Merapi. Pasalnya Desa Jrakah hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Merapi.

                AGEN POKER ONLINE

"Kami juga mengimbau kepada para tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW agar ikut menyosialisasikan kondisi Merapi saat ini yang rawan erupsi." ungkapnya.

"Kami juga sudah meminta RT, RW mengimbau warga untuk melaksanakan ronda malam, meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri untuk dievakuasi jika ada erupsi Merapi." katanya lagi.

Diketahui Desa Jrakah termasuk akwasan bencana (KRB) III. Beberapa wilayah yang rawan di antaranya Dukuh Sepi, Kajor, Tosari, Jarak, dan sebagian Dukuh Jrakah yang jaraknya sekitar 3,5 hingga 4 kilometer dari puncak Merapi.

Jika tiba-tiba terjadi erupsi Merapi warga Jrakah diarahkan melalui program Desa Persaudaraan. Mereka akan dievakuasi di Desa Karanggeneng, Boyolali Kota.

Menurutnya, setiap terjadi bencana erupsi, masyarakat Jrakah akan berkomunikasi dengan warga Karanggeneng dan pemerintahan desa setemat sebagai tempat pengungsian mereka.

Tumar mengatkaan kami sudah melakukan pendataan kendaraan persiapan transportasi untuk evakuasi wagra menuju ke daerah aman bencana. Jadi kendaraan roda empat di setiap RT sudah didata dan titik kumpul juga sudah ditentukan. Waga sudah pengalaman dari kejadian erupsi tahun-tahun sebelumnya.

Informasi yang didapat bahwa jumlah penduduk di Desa Jrakah sebanyak 4.430 jiwa, ternak sapi sebanyak 824 ekor dan kambing 254 ekor. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar