![]() |
| Indomobil mengumpulkan $ 46,8 juta dari rights issue |
ASLIKARTU - Distributor otomotif PT Indomobil Sukses Internasional telah mengumumkan bahwa mereka akan melakukan rights issue untuk memperkuat struktur modal anak perusahaan dan membiayai modal kerja perusahaan induk. Agen Poker
Perusahaan berencana untuk mengumpulkan hingga Rp 675,96 miliar (US $ 46,76 juta) dari penerbitan 1,23 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan masing-masing Rp550, menurut prospektus pada hari Jumat. Sekitar 90 persen dari hasil akan dialokasikan untuk anak perusahaan perusahaan, PT Indomobil Multi Jasa, sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja Indomobil Sukses.
"Gallant Venture Ltd sebagai pemegang saham mayoritas perusahaan menyatakan tidak akan melaksanakan dan akan mengalihkan seluruh hak preemptive dalam rights issue ke PT Bina Raya Perkasa," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.
"Pertimbangan yang membuat Gallant Venture mengalihkan haknya adalah bahwa perusahaan tersebut tidak berkinerja baik akhir-akhir ini, sehingga Gallant Venture sebagai perusahaan publik di Singapura tidak berniat untuk menggunakan haknya selama rights issue ini," perusahaan menjelaskan dalam sebuah pernyataan pada 2 Juli.
Gallant Venture saat ini memiliki 71,49 persen saham perusahaan, menjadikannya pemegang saham terbesar perusahaan. Setelah penyelesaian rights issue, kepemilikan Gallant Venture atas Indomobil Sukses akan terdilusi sebesar 30,77 persen, menghasilkan 49,49 persen kepemilikan perusahaan.
Bina Raya Perkasa, yang dimiliki oleh taipan Pieter Tanuri, akan menjadi pemilik terbesar kedua dengan 22 persen dari total saham perusahaan, dengan asumsi bahwa dua kelompok pemegang saham lainnya, PT Tritunggal Intipermata dan masyarakat, keduanya menggunakan hak mereka.
Agen Domino
Wabah coronavirus telah memukul industri otomotif Indonesia dengan keras seperti yang ditunjukkan dalam penjualan mobil nasional negara tersebut. Mobil partai besar menukik di bulan April dan mencapai titik terendah di bulan Mei dengan penurunan tahunan lebih dari 95 persen karena pandemi melanda permintaan.
Angka tersebut rebound lebih dari tiga kali lipat pada bulan Juni menjadi 12.623 unit dari rekor rendah 3.551 unit pada bulan Mei meskipun masih hampir 79 persen lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, menurut data Asosiasi Produsen Otomotif Indonesia (Gaikindo) yang dikumpulkan oleh konglomerat yang terdiversifikasi PT Astra International .
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juni, Indomobil melaporkan bahwa pandemi COVID-19 telah memengaruhi bisnisnya.
Perusahaan membukukan rugi bersih Rp 164,5 miliar pada kuartal pertama tahun ini, turun dari laba bersih yang dibukukan Rp 630,99 miliar selama periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan bersih turun 6,82 persen menjadi Rp 4,46 triliun dari Rp 4,79 triliun, karena pendapatan dari segmen mobil, truk dan alat berat menurun. Sementara itu, beban pokok pendapatan turun 8,37 persen menjadi Rp 3,55 triliun pada 31 Maret.
Ke depan, perusahaan memperkirakan bahwa penjualan otomotifnya akan menurun sekitar 70 persen yoy pada kuartal kedua setelah turun 22,2 persen pada kuartal pertama, perusahaan melaporkan.
Saham perusahaan, diperdagangkan di BEI di bawah kode IMAS, telah turun 2,96 persen pada 2:30 malam. Waktu Indonesia Barat pada hari Senin menjadi Rp 655 masing-masing sebagai patokan, Indeks Komposit Jakarta (IHSG), naik 0,39 persen. Saham telah kehilangan lebih dari 73 persen dari nilainya pada tahun lalu. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar