
ASLIKARTU - Motif pembunuhan dan pengeroyokan terhadap korban bernsama Muslim Ansori (40) saat beristirahat di musala yang dilakukan oleh 4 orang tersangka dilatarbelakangi oleh utang narkoba sejumlah Rp 100 juta. AGEN DOMINO
Namun dalam aksi pembunuhan tersebut petugas kepolisian baru mengamankan 3 orang tersangka dan ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian dua dari empat tersangka pembunuhan tersebut merupakan kakak beradik.
Ketiganya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut masing-masing bernsma Deni Afriadi (36), Mukroni (49), dan Retno Herlambang (21), yang semuanya warga Jalan Pangeran Si Doing Lautan, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang. Sementara adik Deni berinisial Af masih menjadi buronan petugas kepolisian.
Kepada petugas kepolisian, Deni mengaku nekat membunuh korban lantaran dendam setelah korban menyandera orang tuanya selama seharian beberapa hari sebelum pembunuhan. Penyanderaan tersebut dilakukan korban lantaran kakak tiriya berinisial HK memiliki utang narkoba sebesar Rp 100 juta.
"Kakak saya punya hutang sabu sama korban, orang tua saya yang tidak tahu menahu malah disandera dari jam delapan pagi sama dua malam, rumah orangtua saya juga dipagari korban," terang tersangka Deni di Mapolda Sumsel.
Kemudian setelah mendapat kabar tersebut, tersangka Deni mengajak adiknya AF berembuk untuk menghabisi nyawa korban. tidak hanya berdua mereka juga mengajak dua tetangganya untuk menemui korban dengan membawa celurit dan pistol rakitan.
Deni mengatakan bahwa dirinya tidak mau nemembak korban, namun korban dulu pernah mau menembak dirinya, jadi saya dendam. Kemudian adik saya AF membacok tangan dan kepala korban.
Sebeleum melakukan pembunuhan, tersangka Deni dan adiknya mengonsumsi narkoba jenis sabu terlebih dahulu yang didapatkan dari kakaknya. "Malam sebelum membunuh korban, kami pakai sabu terlebih dahulu yang didapat dari kakak saya," ucapnya.
Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan tersangka Deni merupakan eksekutor pembunuhan bersama dengan adiknya AF yang masih diburu petugas. Keduanya menembak dan membacok korban hingga meninggal dunia di tempat kejadian.
Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan motif tersangka karena utang narkoba kakak tiri tersangka berujung penyanderaan orang tua tersangka oleh korban. Tetapi masih kita dalami lagi tentang pengakuan tesangka tersebut.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan pihaknya akan menyeldiki nama seseorang yang disebut tersangka sebagai bandar narkoba. Sebab, korban masih memiliki hubungan dengan bandar itu sebagai tangan kanannya.
Kombes Pol Heri Istu mengatakan nama yang disebut-sebut itu langung di proses, mendengar namanya cukup tak asing bagi kami. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar