![]() |
| 'Pakai masker jika Anda peduli', kata gugus tugas saat WHO memperingatkan transmisi aerosol |
ASLIKARTU - Gugus tugas nasional COVID-19 meminta masyarakat untuk tetap memakai masker untuk mencegah penularan novel coronavirus, menyusul laporan baru-baru ini oleh Organisasi Kesehatan Dunia yang mengakui bahwa virus tersebut dapat ditularkan melalui udara. Agen Poker
Menurut I Gusti Ngurah Mahardika, virolog Universitas Udayana yang juga merupakan bagian dari staf ahli gugus tugas, transmisi melalui udara dimungkinkan di ruang tertutup yang ramai seperti mal, kantor, restoran, dan transportasi umum yang menggunakan AC daripada ventilasi alami.
Anggota staf ahli lainnya, Budiman Bela, mengatakan potensi penularan lebih tinggi di kamar dan ruang dalam ruangan di mana airnya dingin karena virus cenderung lebih stabil pada suhu rendah.
Kedua ahli menekankan bahwa peluang untuk penularan dapat diminimalkan jika orang mengenakan masker.
"Penularan kemungkinan terjadi pada bangunan tertutup dengan AC, tetapi jika orang-orang di dalam memakai masker dan menjaga jarak fisik, maka potensi penularan jauh lebih rendah. Memakai masker tetap menjadi tindakan pencegahan utama," Budiman, yang juga seorang ahli mikrobiologi di Universitas Indonesia (UI), mengatakan saat jumpa pers pada hari Jumat.
Agen Domino
"Masker itu menghentikan partikel apa pun dari mulut dan hidung seseorang untuk terbang ke udara."
Pada hari Kamis, WHO merilis pedoman baru yang mendorong orang untuk menghindari keramaian dan memastikan ventilasi yang baik, menjelaskan bahwa beberapa laporan wabah yang berkaitan dengan ruang tertutup di dalam ruangan telah menyarankan kemungkinan transmisi aerosol. Ini adalah tambahan untuk kontak dengan permukaan yang terkontaminasi atau dengan orang yang terinfeksi yang menyebarkan virus melalui tetesan yang dikeluarkan ketika mereka batuk, bersin, berbicara atau bernyanyi.
Karena itu, Mahardika mendesak penyedia layanan publik untuk memastikan penggunaan ventilasi alami seperti pintu dan jendela terbuka.
Di sisi lain, katanya, menggunakan kipas angin adalah alternatif untuk membantu menurunkan potensi transmisi di ruang dalam ruangan.
"Kita dapat mengurangi viral load di udara dengan mendorong udara melalui lubang pembuangan."
Mahardika menegaskan bahwa memakai masker tidak harus didasarkan pada rasa takut tertular virus tetapi lebih pada kesadaran bahwa siapa pun - termasuk kita - bisa menjadi pembawa dan mungkin menulari orang lain.
"Pakai masker jika kamu peduli dengan orang-orang di sekitarmu." Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar