Jumat, 11 September 2020

Bali meningkatkan kapasitas tempat tidur menjadi 1.025 untuk pasien yang mengisolasi diri

Bali meningkatkan kapasitas tempat tidur menjadi 1.025 untuk pasien yang mengisolasi diri

ASLIKARTU - Pemprov Bali telah menambah jumlah tempat tidur pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri menjadi 1.025 di 55 rumah sakit di provinsi tersebut. Agen Poker

“Kami berupaya menambah jumlah tempat tidur untuk isolasi sendiri. Sejak kemarin jumlahnya mencapai 1.025. Selain itu, kami menempatkan pasien di rumah sakit berdasarkan kasus kategori serius hingga ringan,” Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Kantor Dr. Ketut Suarjaya dinyatakan di sini pada hari Jumat.

Beberapa rumah sakit saat ini memiliki bangsal isolasi sendiri, katanya.

“Makanya, saat ini bukan mencari lokasi lain, tapi menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit untuk melayani pasien COVID-19,” jelasnya.

Dengan lonjakan jumlah kasus COVID-19 di Bali, Pemprov Bali, khususnya Dinas Kesehatan, telah membentuk tim manajemen untuk mendistribusikan pasien antar rumah sakit yang sesuai untuk penanganan kasus yang lebih baik, ujarnya.

Oleh karena itu, pasien dengan gejala akut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUP) Sanglah, pasien dengan gejala sedang ditangani di PTN Unud Hospita, RSUD Bali Mandara dan RSUD daerah; dan pasien dengan gejala ringan dirawat di RS lain, ”tandasnya.

Agen Domino

Bali hingga saat ini memiliki 55 rumah sakit untuk merawat pasien COVID-19, katanya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengaitkan lonjakan kasus positif COVID-19 baru-baru ini di provinsi tersebut dengan penularan lokal di dalam lingkungan, keluarga, dan selama upacara adat.

“Ketika kami melihatnya (lonjakan infeksi) secara detail dan berdasarkan laporan rekan kami dari kabupaten dan kota, sebagian besar (kasus) disebabkan oleh transmisi dan upacara lingkungan setempat,” katanya di tengah pertemuan tingkat tinggi. rapat pengendalian inflasi di Denpasar pada hari Kamis.

Mengingat tingginya tingkat okupansi ruang perawatan di rumah sakit, Pemprov Bali juga akan berkoordinasi dengan rumah sakit swasta untuk dijadikan fasilitas rujukan bagi pasien COVID-19, imbuhnya.

Hingga Kamis (10 September 2020), kumulatif kasus positif COVID-19 di Bali telah mencapai 6.834, dengan 5.437 pasien sembuh dari virus tersebut, terhitung 79,56 persen dari total kasus, dan 151 pasien meninggal karena infeksi.

Sejak akhir Agustus 2020, telah terjadi peningkatan besar dalam kasus COVID-19 positif harian dan kematian di Bali, dengan rata-rata 150 kasus baru dilaporkan setiap hari dan 81 kematian dilaporkan dalam seminggu. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar