Jumat, 11 September 2020

Dari 14 rumah sakit di Jakarta Selatan yang ditunjuk untuk pengobatan COVID-19

Dari 14 rumah sakit di Jakarta Selatan yang ditunjuk untuk pengobatan COVID-19

ASLIKARTU - Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan 14 rumah sakit di Jakarta Selatan sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 setelah tingkat infeksi yang meningkat di ibu kota. Agen Poker

Untuk itu, seluruh pasien non COVID-19 yang dirawat di RS yang ditunjuk akan dipindahkan ke RS lain, kata Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhammad Helmy di Jakarta, Sabtu.

Rumah sakit non rujukan dituntut untuk meningkatkan kapasitas ruangan untuk menampung pasien dari rumah sakit yang ditunjuk, ujarnya.

Helmy mencatat, empat dari 14 rumah sakit peruntukan yakni RSUD Pasar Minggu, Jati Padang, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, adalah milik Pemprov Jaksel.

Sepuluh lainnya - Pondok Indah, MMC, Medistra, Siloam Mampang Prapatan, Mayapada, Prikasih, Andhika, Bhayangkara Sespimma Polri, DR Suyoto Pusrehah Kemhan, Pertamina, dan RS Fatmawati - milik swasta, TNI, Polri, BUMN- perusahaan milik, dan instansi pemerintah.

Dengan 14 rumah sakit yang ditunjuk ini, ibu kota sejauh ini memiliki 59 rumah sakit rujukan COVID-19, katanya.

Agen Domino

Tren mengkhawatirkan telah muncul dalam dua minggu terakhir untuk Indonesia yang berjuang untuk meratakan kurva virus korona sejak Maret 2020.

Negara itu menyaksikan lonjakan tingkat infeksi COVID-19, dengan tambahan lebih dari tiga ribu kasus baru setiap hari. Selain itu, lebih dari 100 dokter garis depan telah menyerah pada infeksi tersebut.

Pada 3 September 2020, misalnya, 3.622 kasus baru dilaporkan dalam kurun waktu 24 jam, sedangkan pada 8 September, Indonesia mencatat 3.046 infeksi baru, sehingga mendorong total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi menjadi 200.035.

Menyikapi lonjakan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendeklarasikan pemberlakuan kembali pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang akan berlaku mulai 14 September 2020, berdasarkan situasi darurat COVID-19 di wilayah tersebut. ibu Kota.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyerukan kepada anggota Kabinet Indonesia Maju untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran COVID-19 yang muncul dari kantor, keluarga, dan klaster Pilkada.

Berhati-hatilah dengan jabatan, keluarga, dan nanti klaster Pilkada COVID-19. Mohon diingatkan berulang kali tentang aspek ini, kata Jokowi pada rapat kabinet penanganan masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi untuk memperkuat reformasi awal pekan ini. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar